Pilpres 2024

Tim Kampanye Daerah DKI Prabowo-Gibran Diumumkan Pekan Depan, Isu Dinasti Tidak Pengaruh

DPD Partai Gerindra DKI Jakarta menyatakan, saat ini Tim Kampanye Daerah DKI Jakarta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 2024 tengah digodok

|
Tim Prabowo-Gibran
Populi Center baru saja merilis survei teranyarnya berkenaan dengan simulasi Pilpres 2024, dari tiga pasangan Capres dan Cawapres mengemuka, Prabowo-Gibran berpotensi menang dalam satu putaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPD Partai Gerindra DKI Jakarta menyatakan, saat ini Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jakarta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 2024 tengah digodok.

Pekan depan, kepengurusan TKD DKI Jakarta akan diumumkan oleh partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Rani Mauliani mengatakan, partai politik dalam KIM telah menggelar rapat dan membahas daftar susunan TKD.

Adapun partai politik yang bergabung dalam KIM adalah Gerindra, PAN, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Garuda, Prima dan PSI.

“Insyaallah pekan ini sudah selesai pembahasannya. Kalau besok selesai, Minggu depan kami sudah susunan,” kata Rani pada Ahad (12/11/2023).

Baca juga: Gerindra DKI Yakin Gibran Mampu Meraup Suara Pemula saat Pilpres 2024 di Jakarta

Meski demikian, Rani tak menjelaskan secara gamblang jadwal pengumuman susunan TKD DKI Jakarta Prabowo-Gibran.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini juga belum mau membocorkan nama-nama tokoh yang masuk dalam struktur tim pemenangan.

Dia berujar, sosok Ketua TKD DKI Jakarta bakal ditentukan oleh Ketua DPD partai dari anggota KIM.

Karena itu, secara etika Rani enggan menyebutkan kepengurusan TKD DKI Jakarta.

“Ketuanya pasti dari tokoh-tokoh Koalisi Indonesia Maju. Itu domainnya ada di para Ketua DPD dan DPW, nanti Bang Ariza (Ahmad Riza Patria, Ketua DPD Gerindra DKI) yang ngomong,” jelas Rani.

Polemik Dinasti

Sementara itu Ketua Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta Nurhasan menambahkan, polemik tentang dinasti politik Jokowi tak berpengaruh besar bagi pencalonan Prabowo-Gibran.

Adapun isu dinasti politik Jokowi mencuat setelah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga adik ipar Jokowi, Anwar Usman menyetujui perubahan batas usia Capres-Cawapres.

Dari yang awalnya minimal berusia 40 tahun, kini yang berpengalaman sebagai kepala daerah baik di tingkat provinsi, kota maupun kabupaten diperbolehkan mengikuti Pilpres.

Baca juga: Gerindra Bakal Konfirmasi Kabar Bobby Nasution Bakal Keluar dari PDIP karena Dukung Prabowo-Gibran 

Alhasil, Gibran yang merupakan putra pertama Presiden Jokowi yang berusia 36 tahun itu bisa bertarung mengikuti ajang Pilpres 2024.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved