Selasa, 5 Mei 2026

Kesehatan

Ini Dua Penyebab Utama Kanker Payudara dan Cara Pencegahannya

Prof. Noorwati Sutandyo mengatakan, ada dua penyebab pokok terjadinya kanker payudara, yakni faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat.

Tayang:
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Prof. Dr. dr. Noorwati Sutandyo, Sp.PD, (KHOM) FINASIM (kanan) dan penyanyi Andien Aisyah menjadi pembicara dalam kegiatan talkshow pada acara "Pink Ribbon Campaign" yang digelar Mal Ciputra, Jakarta, Kamis (26/10/2023). 

Deteksi dini kanker payudara melibatkan metode medis atau pemeriksaan mandiri untuk memahami tanda-tanda kanker payudara sedini mungkin.

Untuk pemeriksaan secara mandiri, wanita bisa melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Beberapa langkahnya meliputi:

  • Memeriksa payudara setiap bulan, umumnya beberapa hari setelah menstruasi.
  • Perhatikan perubahan tekstur, bentuk hingga ukuran payudara.
  • Periksa apakah ada benjolan, perubahan warna atau perubahan kulit, serta perubahan lain yang patut dicurigai.

Prof. Noorwati menyampaikan, jika memang memiliki faktor risiko genetik, pemeriksaan dengan bantuan tenaga medis secara berkala dapat membantu kanker payudara ini lebih cepat diketahui agar tidak terlambat.

"Karena saat ini banyak pasien yang datang ke rumah sakit itu sudah bukan lagi stadium awal. Ini yang harus diperhatikan untuk mengurangi risiko kanker payudara," paparnya.

5. Beribadah

Prof. Noorwati juga menambahkan, sebagai manusia ciptaan-NYA, terkadang kita terlalu sibuk dengan urusan duniawi.

Padahal beribadah termasuk kegiatan spiritual yang memiliki banyak manfaat positif bagi psikologis dan emosional seseorang.

Meski pun beribadah ini tidak secara khusus dapat mengurangi risiko kanker, namun praktik beribadah seperti berdoa hingga refleksi diri dapat membantu mengurangi stres dan menunjang kesejahteraan emosional.

"Semua yang kita lakukan itu akan berdampak ke diri kita juga. Kadang kita lupa, kalau kita punya Tuhan untuk meminta. Jadi manfaat beribadah juga memiliki dampak yang positif," tandas Prof. Noorwati.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved