Pilpres 2024

Komika Ernest Prakasa Kik Balik Jokowi: Orangtua Tugasnya Ingatkan Anak Jika Berbuat Salah!

Komika Ernest Prakasa tergoa untuk turut mengomentari pencalonan Gibran menjadi cawapres Prabowo Subianto. Dia tak tahan untuk diam.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Arie Puji
Kmika Ernest Prakasa tak kuat untuk diam melihat realita politik saat ini. Dia tak setuju pada Presiden Jokowi yang mendorong dan merestui Gibran jadi cawapres Prabowo. 

Sementara capres Ganjar Pranowo memilih Mahfud MD sebagai cawapres.

Dipilihnya Gibran menjadi cawapres Prabowo, dipastikan suara PDIP terbelah, apalagi Jokowi sendiri akan ada di belakangnya.

Presiden Jokowi menyatakan tugas orangtua mendorong dan merestui anaknya jika ingin melakukan sesuatu. Pernyataan ini memicu kontroversi.
Presiden Jokowi menyatakan tugas orangtua mendorong dan merestui anaknya jika ingin melakukan sesuatu. Pernyataan ini memicu kontroversi. (Dok. Sekretariat Presiden)

Instruksi Megawati

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku tidak bisa berkomentar apapun terkait Gibran yang dideklarasikan Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto.

FX Rudy mengatakan dirinya tak boleh bicara apapun selain fokus memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Capres dan Cawapres.

Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Saya tidak akan komentari siapapun karena sudah instruksi dari ketua umum, tidak boleh berbicara apapun dan fokus memenangkan Ganjar-Mahfud sebagai Presiden dan wakil presiden satu putaran dan menangkan PDIP. Tugas saya hanya itu saja," ujar FX Rudy saat ditemui di kediamannya, Minggu (22/10/2023) malam.

Sementara itu, terkait status Gibran sebagai kader PDIP, FX Rudy menjelaskan dirinya tidak tahu menahu karena hal itu merupakan hak prerogratif Ketua Umum PDIP.

"Ndak tahu saya, KTA nya kan ibu Mega yang tanda tangan," sambungnya.

Terkait instruksi tersebut, FX Rudy mengaku menerima surat instruksi sudah sejak dua hari lalu.

"Dua hari yang lalu, Jumat kalau nggak Kamis," kata dia.

"Belum, setelah pendaftaran ada surat semua. Kader diminta fokus memenangkan Ganjar-Mahfud, tidak boleh komentar lain," imbuhnya.

Ia menjelaskan instruksi Ketua Umum PDIP itu sebelum Partai Golkar mendeklarasikan dukungan untuk Gibran.

"Nggak, nggak terkait itu (Gibran diusung Golkar) sudah tiga hari yang lalu," urainya.

Sementara apakah Gibran juga menerima surat edaran itu, FX Rudy mengaku tidak mengetahuinya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved