Pilpres 2024

Soal Peluang berpasangan dengan Mahfud MD, Ganjar: Bukan Seandainya, Tunggu Saja Besok

Ganjar Pronowo mengaku sudah memiliki calon pendamping di Pilpres 2024. Dia akan mengumumkan inisial calonnya itu Rabu besok. Terkuat adalah Mahfud MD

Editor: Rusna Djanur Buana
DOK instagram @ganjar_pranowo
Ganjar Pranowo Unggah Foto Ngopi Bareng Mahfud MD di Jakarta, Bahas Soal Cawapres? 

Menurutnya, isu SARA menyebabkan keterbelahan bangsa yang sulit untuk disembuhkan.

"Kalau kalian pendukung saya, haram hukumnya membawa isu SARA, haram hukumnya," ujar Ganjar saat menghadiri acara Relawan Kebangsaan Nasional di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2023).

Baca juga: VIDEO Ganjar Makan Malam dan Ngobrol Bareng Seniman Jogja, Diberi Patung oleh Butet Kartaredjasa

"Kita sudah lelah dengan isu itu, kita menjadi bangsa yang terbelah, dan untuk mengembalikkan susah.

Hoaks, hate speech muncul terus menerus, dan kita tidak bisa meredam sebagai anak bangsa. Yang ada sekarang curiga terhadap teman kita, tetangga kita, saudara kita," jelasnya.

Jika hal seperti itu terus dibiarkan, menurutnya Indonesia akan kesulitan dalam menuju cita-cita yang besar.

Oleh karenanya, Ganjar meminta para relawannya menyampaikan informasi dengan kalimat yang baik. Dia pun meminta relawan tidak menyinggung hal-hal berbau SARA.

"Teman-teman apa yang mesti kita lakukan? Satu bicara hal yang positif dan kebaikan.

Gunakan diksi yang baik dan kalimat yang baik. Jangan singgung perasaan individu orang, apakah golongannya, apakah sukunya, apakah ras nya, apakah kemudian partai politiknya," paparnya.

Baca juga: VIDEO BEM Se Malang Raya Curhat Soal Penegakan Hukum ke Ganjar Pranowo

"Biarkan mereka menentukan kebebasan. Apakah agamanya, biarkan hidup dalam taman sarinya Indonesia yang indah ini dan kitalah yang merawat itu, sambil memecahkan persoalan-persoalan yang kita hadapi ini," lanjut Ganjar.

Sebaliknya, Ganjar mengimbau relawan agar menyampaikan sosialisasi dengan diksi yang baik agar mampu menarik simpati masyarakat.

"Dengan keluarga terdekat, dengan tetangga kiri kanan, sampaikan pesan baik agar kemudian mereka punya simpati dan kemudian mau mengikuti untuk pada akhirnya bisa menentukan," tuturnya.

"Maka seluruh kekuatan itu akan bisa dikendalikan dengan baik ketika kemudian kita menggunakan cara-cara yang benar," tambah Ganjar.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved