Pilpres 2024

Samawi Dukung Duet dengan Gibran Rakabuming Raka, Prabowo Subianto: Saya Dengar Harapan-harapan Itu

Capres Prabowo Subianto menanggapi keinginan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) agar Gibran Rakabuming Raka jadi bacawapresnya di Pilpres 2024.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Capres Prabowo Subianto menanggapi keinginan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) agar Gibran Rakabuming Raka jadi bacawapresnya di Pilpres 2024. Foto: Relawan Pendukung Jokowi bernama Samawi mendukung Prabowo Subianto dan Usul Nama Gibran jadi Bacawapres 

3. Poltracking Indonesia 

Periode survei 3 – 9 September 2023, total responden 1220

Prabowo Subianto vs Ganjar Pranowo

- Prabowo Subianto 46,1 persen

- Ganjar Pranowo 39,8 persen

Prabowo Subianto vs Anies Baswedan

Prabowo Subianto 51,2 persen 

Anies Baswedan 28,3 persen

Elektabilitas Capres Prabowo Subianto Dinilai Tak Kunjung Goyah

Menjelang pendaftaran Pilpres 2024, elektabilitas Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto makin kuat.

Hal ini membuat Prabowo Subianto semakin digdaya dan sulit untuk dikalahkan di pertarungan demokrasi tahun depan.

Tingginya elektabilitas Prabowo Subianto itu termaktub dalam survei Poltracking Indonesia terbaru periode 3-9 September 2023.

Dalam survei ini, Prabowo Subianto unggul jauh dari Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.

Menurut Peneliti Senior Poltracking Indonesia, Arya Budi tingginya elektabilitas Prabowo Subianto karena kenaikannya cenderung konsisten.

"Tren terbaru elektabilitas menunjukkan baik Prabowo Subianto cenderung mempunyai kenaikan tren elektabilitas"

"Meskipun kenaikan Prabowo Subianto cenderung konsisten, sementara Ganjar Pranowo lebih fluktuatif," kata Arya dalam acara merilis survei nasional Poltracking Indonesia bertajuk Kekuatan Politik Elektoral Menuju Pendaftaran Capres - Cawapres 2024 yang digelar daring, pada Sabtu (7/10/2023). 

Kedigdayaan Prabowo Subianto semakin terlihat kala simulasi survei diperkecil dengan pertemuan kedua kandidat.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mendapat 51,2 persen jika head to head dengan Anies Baswedan.

Kemudian Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya mendapat 28,3 persen.

"Pada simulasi head-to-head Anies Baswedan, Prabowo Subianto unggul dengan angka elektabilitas 51,2 persen, sedangkan Anies Baswedan 28,3 persen," papar Arya.

Kemudian ketika hadapi Capres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto juga unggul jauh signifikan.

Menteri Pertahanan (Menhan) itu mendapatkan 46,1 persen dukungan sedangkan Ganjar Pranowo mendapat 39,8 persen.

Kata Arya, unggulnya Prabowo Subianto dari Ganjar Pranowo karena banyak pemilih Anies Baswedan bermigrasi saat gagal di putaran pertama.

Hal tersebut dikarenakan sebagian pemilih Anies Baswedan merupakan pendukung Prabowo di Pilpres 2019, sehingga sangat mudah berpaling.

"Banyak pemilih Anies yang mendukung Prabowo di Pilpres 2024 meskipun ke Ganjar juga ada tapi sedikit" jelas dia.

(Wartakotalive.com/M32/CC)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved