The Jakmania

Hak Jawab Jakmania Tanah Abang, Tegaskan Tidak Berpolitik Praktis, Apalagi Ancam Anies Baswedan

The Jakmania Korwil Tanah Abang menegaskan tidak pernah dalam urusan politik praktis. Jakmania tidak pernah mengancam bakal calon presiden tertentu.

|
Editor: Rusna Djanur Buana
persija.id
The Jakmania saat beri dukungan kepada Persija Jakarta. Jakmania Korwil Tanah Abang menegaskan tidak pernah terlibat dalam urusan politik praktis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--The Jakmania Koordinator Wilayah (Korwil) Tanah Abang menegaskan tidak pernah terlibat dalam urusan politik praktis.

Jakmania hanya fokus pada dukungan terhadap tim kesayangan mereka Persija Jakarta.

Hal tersebut ditegaskan oleh ketua The Jakmania Korwil Tanah Abang Fidi Ahmad, Rabu (12/7/2023).

Melalui surat yang diterima redaksi Wartakotalive.com, Fidi Ahmad menyanggah pemberitaan yang menyebut Jakmania mengancam Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Kami, Pengurus the Jakmania Tanah Abang menegaskan bahwa saudara Dheny Permana sebagai anggota biasa, bukan pengurus.

Pernyataannya terkait kekecewaanya karena pemindahan lokasi pertandingan Persija versus Bhayangkara dari Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK) ke Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi adalah pernyataan pribadi yang bersangkutan.

Pernyataanya tidak dapat mewakili organisasi the Jakmania Tanah Abang dan bukan representasi dari organisasi the Jakmania Tanah Abang," tegas Fidi Ahmad.

"Terus terang kami merasa dirugikan dengan pemberitaan tersebut karena the Jakmania Tanah Abang tidak pernah mengeluarkan pernyataan ancaman. Sekali lagi kami tidak pernah terlibat dalam politik praktis," imbuhnya.

Kecewa Stadion Dipindah

Sebelumnya Dheny Permana Jakmania dari Tanah Abang mengaku sangat kecewa dengan pemindahan tersebut.

"Kalau SUGBK dibiarkan untuk acara NasDem yang bakal dihadiri Anies, ini bakal jadi senjata makan tuan bagi Anies," tegas Dheny Permana, Senin (10/7/2023).

Dheny pun menyinggung janji Anies Baswedan saat kampanye calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017.

Saat itu, Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno berjanji membangun stadion berskala internasional sebagai kandang Persija pengganti stadion Lebak Bulus.

Janji yang sama selalu disampaikan Anies Baswedan selama lima tahun memimpin Jakarta.

Namun, hingga Jakarta International Stadium (JIS) dibangun, justru pengelolaan stadion megah itu dilepas secara komersil lewat BUMD, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved