Rabu, 15 April 2026

Iduladha

Dapat Banyak Daging Hewan Kurban saat Iduladha? Ini Cara Mengolah agar Tetap Segar dan Sehat

Umat muslim, khususnya yang kurang mampu mungkin akan mendapatkan banyak daging hewan kurban, lalu bingung cara mengolahnya. Jangan khawatir.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
istimewa
Ilustrasi - Panitia kurban di Indonesia bekerja ekstra mulai dari menyembelih hingga membagikan daging kurban secara merata kepada masyarakat yang kurang mampu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hari ini umat Islam di Indonesia merayakan Iduladha. Yang palingdinanti adalah saat proses penyembelihan hewan kurban.

Karena bagi yang beruntung akan mendapatkan potongan daging hewan kurban tersebut.

Namun, saat menerima daging hewan kurban terkadang bingung bagaimana cara memasaknya agar sehat dikonsumsi.

Jangan sampai daging yang merupakan salah satu sumber protein baik bagi tubuh malah berdampak buruk bagi kesehatan.

Nah, agar kesehatan tetap terjaga, Anda perlu tahu cara yang tepat dalam mengelola daging kurban.

Baik daging sapi maupun daging kambing mengandung banyak nutrisi, termasuk protein yang berperan dalam pembentukan otot dan fungsi otak serta zat besi yang berfungsi dalam pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Dilansir dari Klik Dokter, cara sehat mengolah daging kurban yang diterima perlu dikelola dengan menyimpan dan mengolahnya secara benar.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Mitratel Gandeng Baznas Salurkan 3.467 Paket Daging Kurban

Pasalnya semua kandungan nutrisi daging merah tersebut bisa hilang jika Anda salah dalam memasaknya.

Misalnya saja daging kambing, menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter, sebaiknya Anda tidak memasak daging pada suhu yang terlalu tinggi, di atas 250 derajat Celsius.

Memasak daging dengan suhu yang terlalu tinggi dapat merusak kandungan gizinya.

Oleh karena itu disarankan, cara memasak daging yang paling baik adalah dengan merebus atau mengukusnya.

Baca juga: Pembagian Paket Daging Kurban di JIC RIcuh, Ratusan Warga Berdesakan HIngga Saling Dorong

Untuk menghilangkan aroma khas kambing, Anda bisa meremas-remas potongan timun ke daging.

Lalu bersihkan dan lap dengan handuk sebelum memasaknya.

Selain itu hindari menambahkan santan agar kandungan kolesterol di dalamnya tidak bertambah.

Ditambahkan oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter selain diolah dengan dikukus ataupun direbus, daging kurban juga bisa dimasak dengan cara dipanggang.

Ilustrasi hewan kurban yakni sapi dan kambing.
Ilustrasi hewan kurban yakni sapi dan kambing. (WartaKota/Nurmahadi)
Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved