Berita Jakarta
Marak Penipuan Tiket Konser Coldplay, Polisi Bakal Segera Panggil Vendor
Marak Penipuan Tiket Konser Coldplay, Polisi Bakal Segera Panggil dan Klarifikasi Pihak Vendor
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Vendor penyedia tiket konser Coldplay akan dipanggil pihak kepolisian buntut maraknya aduan korban penipuan ketika membeli tiket grup musik asal Inggris tersebut.
"(Polri) akan melakukan klarifikasi ke vendor terkait penjualan online yang berpotensi menimbulkan korban," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (23/5/2023).
Menurut dia, pihak kepolisian sudah menerima banyak laporan penipuan modus jasa titip (jastip) yang tak resmi dalam pembelian sampai penjualan tiket di media sosial.
Adapun Bareskrim Polri menerima sebuah laporan dengan kerugian mencapai Rp40 juta.
Baca juga: Ditanya Soal Capres 2024, Mahfud MD Sebut Prabowo di Urutan Pertama, Kemudian Anies dan Ganjar
Baca juga: Mahfud MD Soal Info Dana Korupsi BTS Mengalir ke 3 Partai: Saya Tidak Masuk, Itu Urusan politik
Tak hanya itu, ada juga aduan yang diterima Kepolisian Daerah (Polda) di sejumlah wilayah.
Antara lain Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, hingga Polda Kepulauan Riau.
"Pihak penyelenggara melalui akun resmi di media sosial menyatakan bahwa tiket presale dan public sale telah habis," kata dia.
"Agar masyarakat berhati-hati dalam menerima informasi terhadap pihak yang dapat membantu untuk mendapatkan tiket," lanjutnya.
Polisi Berhasil Mengungkap Pasutri Atas Penipuan Modus Jastip Tiket Coldplay
Pasangan suami istri atau pasutri berinisial ABF (22) dan W (24) ditangkap polisi atas penipuan jasa titip (jastip) tiket grup musik Coldplay yang akan tampil di Indonesia, tepatnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 15 November 2023.
Kedua pasutri tersebut diketahui memanfaatkan permintaan yang tinggi terhadap tiket Coldplay yang sempat jadi rebutan banyak netizen.
ABF dan W menggunakan berbagai modus untuk melancarkan aksinya menipu 60 korban.
Hal itu disampaikan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis dalam konferensi pers, Senin (22/5/2023).
Dilansir dari Kompas.com, pelaku membeli akun Twitter dengan follower yang banyak untuk meyakinkan korban.
“Yang bersangkutan melakukan hal ini dengan adanya persiapan, yaitu mereka telah melihat Twitter yang banyak followernya, mereka beli, Twitter tersebut menyampaikan bahwa dia sudah berhasil menjual tiket-tiket sebelumnya,” kata Auliansyah di Mapolda Metro Jaya, Senin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pelaku-Penipuan-JASTIP-Tiket-Konser-Coldplay.jpg)