Arak-arakan Timnas Indonesia Dikritik Atlet, Keterlibatan Kemenpora Ikut Disorot
Kemenpora disebut tak perlu menggelar kirab juara karena secara prestasi kontingen Indonesia hanya bertengger di urutan ketiga peraih medali terbanyak
Menurut Menpora, acara dimulai dengan baik dengan penampilan artis seperti JKT 48, Marshel, dan Dustin.
"Memang karena menunggu atlet bola akhirnya diputuskan langsung mulai acaranya. Ternyata ada kekecewaan dari atlet renang Siman (Sudartawa). Tapi, ini tidak juga kita berniat seperti itu," tutur Menpora.
Dito mengutarakan pihaknya berinisiatif untuk mengadakan acara yang baru pertama kali bergulir ini.
"Menurut saya di SEA Games ini banyak sekali target-target yang sudah lama tidak terlampaui, contohnya dari jumlah medali emas, ini adalah perolehan emas terbanyak selama 20 tahun terakhir," katanya.
Menpora kemudian keberhasilan kontingen Indonesia yang menjadi juara umum di tujuh cabang olahraga dengan empat atau lima mencetak sejarah seperti timnas basket putri yang mendapatkan emas pertama kali.
Selain itu, hoki putra dan cabor kriket juga mendapat emas. Sedangkan atletik mendapatkan emas pertama di nomor 4x100 meret setelah 12 tahun.
"Ini budaya pertama di mana kita bisa dibilang memang menunggangi antusias masyarakat kepada bola dengan mempromosikan juga bahwa cabor-cabor lain juga berprestasi. Memang pasti ada yang tidak nyaman dan kami sangat mohon maaf. Semoga ini jadi budaya baru yang nantinya juga cabor-cabor itu bisa mengikuti apa yang dilakukan PSSI," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Timnas-Indonesia-U-22-telah-melakukan-arak-arakan-di-Jakarta.jpg)