Arak-arakan Timnas Indonesia Dikritik Atlet, Keterlibatan Kemenpora Ikut Disorot
Kemenpora disebut tak perlu menggelar kirab juara karena secara prestasi kontingen Indonesia hanya bertengger di urutan ketiga peraih medali terbanyak
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Langkah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI menggelar arak-arakan merayakan keberhasilan tim nasional sepak bola Indonesia merebut medali emas SEA Games 2023 disorot.
Jumat (19/5/2023) lalu, kontingen Indonesia untuk SEA Games 2023 diikutsertakan pada "Kirab Juara" yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Acara ini diikuti para atlet yang berlaga di Kamboja, tuan rumah SEA Games 2023 (5-17 Mei 2023).
Kirab Juara diarak mulai dari kantor Kemenpora-Bundaran Hotel Indonesia-Kompleks Gelora Bung Karno.
Menpora Dito Ariotedjo menyebut acara ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih pemerintah terhadap para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa.
Di SEA Games 2023 Kamboja, kontingen Indonesia memperoleh 87 medali emas, 80 medali perak, dan 109 medali perunggu.
Satu dari 87 medali emas disumbangkan cabang olahraga (cabor) sepak bola lewat perjuangan tim nasional (timnas) Indonesia di bawah usia 22 tahun (U-22).
Pada laga final yang berlangsung di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (16/5/2023), skuat polesan Indra Sjafri ini menghantam Thailand dengan skor 5-2.
Ini merupakan medali emas pertama yang diperoleh cabor sepak bola pada SEA Games sejak 32 tahun terakhir.
Sukses tersebut meletupkan euforia. Acara arak-arakan pun terkesan "didominasi" timnas sepak bola Indonesia.
Kritik pun dialamatkan perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa, peraih medali emas SEA Games 2023 nomor 50 meter gaya punggung putra.
Siman dan para atlet dari cabor olahraga lain terpantau sudah berada di Kantor Kemenpora sejak pukul 08.00 WIB.
Namun, kirab baru dimulai setelah timnas sepak bola Indonesia tiba pukul 08.33 WIB dengan menggunakan bus double decker milik Transjakarta.
Situasi tersebut membuat Siman merasa tidak adil. Sebab, ia dan atlet lainnya menggunakan mobil karnaval untuk menyapa masyarakat.
Soroti Kemenpora
Pengamat olahraga Fritz Simanjuntak menilai arak-arakan yang dibuat PSSI tak menyalahi aturan.
"Kalau sepak bola melakukan itu (arak-arakan) ya boleh-boleh saja mereka senang, sudah 32 tahun (tidak meraih emas SEA Games)," kata Fritz di Jakarta, Sabtu (20/5/2023).
Fritz menyebut parade kemenangan mestinya dilakukan federasi cabang olahraga (cabor) lainnya sebagai bentuk apresiasi terhadap para atlet yang mengharumkan nama bangsa di ajang pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara.
"Dalam olahraga itu sudah jelas, juara atau tidak, menang atau kalah. Jadi kalau PSSI mau merayakan silakan, pun federasi cabang olahraga lain yang juara seperti pencak silat atau bulu tangkis ingin merayakan juga silakan," ujar Fritz.
Fritz justru mempertanyakan keterlibatan Kemenpora selaku koordinator.
Ia menilai Kemenpora tidak pantas menggelar perayaan lantaran posisi Indonesia hanya menempati peringkat ketiga di bawah Thailanda dan Vietnam.
"Kalau sepak bola, bulu tangkis, dan cabang olahraga lain yang juara ingin merayakan silakan, tapi ketika Kemenpora mengkoordinir arak-arakan, itu apa yang mau dirayakan, emang kita juara umum, kita hanya peringkat tiga, saya justru prihatin," ucap Fritz.
Baru pertama
Sementara Siman menyebut ini merupakan arak-arakan pertamanya selama tujuh kali tampil di SEA Games.
"Asian Games juga kayaknya tidak ada. Kalau Olimpiade iya karena itu kan memang kejuaraan paling tinggi di olahraga. Kemarin baru pertama jadi mungkin masih ada kelemahannya. Namun, untuk selanjutmya saya berharap lebih disetarakan lagi. Misalnya, mobil sama semua. Kami kan berjuang bersama, jangan terlalu dispesialkan ke salah satu cabor saja," ujar Siman dikutip dari kompas.com.
Secra khusus, Siman pecinta sepak bola dan PSSI dilanda euforia karena ini medali emas pertama dala 32 tahun terakhir.
"Tapi kan cabor-cabor yang lain ada yang juara umum. Itu justru lebih diapresiasi. Itu menghasilkan emas lebih banyak," ujar perenang berusia 28 tahun yang tak mengikuti kirab juara hingga selesai.
Di tengah perjalanan menuju Bundaran Hotel Indonesia, Siman turun dari mobil dan memutuskan pulang. Menurutnya jadwal "kirab juara" SEA Games 2023 baru didapat, Kamis (18/5/2023) sore.
"Kami sudah hadir dan sudah lumayan lama (menunggu di Kemenpora). Akhirnya pembukaan, terus MC (master of ceremony/pemandu acara) bilang kami menunggu salah satu cabor. Di situ kami merasa tidak dihargai. Kami kan datang awal sesuai waktu, disuruh menunggu, kami sama-sama berjuang kok," ujarnya.
Sedangkan Menpora Dito meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman saat acara prosesi "Kirab Juara".
Menurut Menpora, acara dimulai dengan baik dengan penampilan artis seperti JKT 48, Marshel, dan Dustin.
"Memang karena menunggu atlet bola akhirnya diputuskan langsung mulai acaranya. Ternyata ada kekecewaan dari atlet renang Siman (Sudartawa). Tapi, ini tidak juga kita berniat seperti itu," tutur Menpora.
Dito mengutarakan pihaknya berinisiatif untuk mengadakan acara yang baru pertama kali bergulir ini.
"Menurut saya di SEA Games ini banyak sekali target-target yang sudah lama tidak terlampaui, contohnya dari jumlah medali emas, ini adalah perolehan emas terbanyak selama 20 tahun terakhir," katanya.
Menpora kemudian keberhasilan kontingen Indonesia yang menjadi juara umum di tujuh cabang olahraga dengan empat atau lima mencetak sejarah seperti timnas basket putri yang mendapatkan emas pertama kali.
Selain itu, hoki putra dan cabor kriket juga mendapat emas. Sedangkan atletik mendapatkan emas pertama di nomor 4x100 meret setelah 12 tahun.
"Ini budaya pertama di mana kita bisa dibilang memang menunggangi antusias masyarakat kepada bola dengan mempromosikan juga bahwa cabor-cabor lain juga berprestasi. Memang pasti ada yang tidak nyaman dan kami sangat mohon maaf. Semoga ini jadi budaya baru yang nantinya juga cabor-cabor itu bisa mengikuti apa yang dilakukan PSSI," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Timnas-Indonesia-U-22-telah-melakukan-arak-arakan-di-Jakarta.jpg)