Kecelakaan

Kabar Terbaru 7 Pasien Korban Bus Jatuh di Guci Tegal Berhasil Dioperasi

Sebanyak 7 pasien dilakikan operasi di RSU Tangerang Selatan akibat kecelakaan bus masuk jurang di wisata Guci Tegal.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Dian Anditya Mutiara
wartakotalive.com, Rafzanjani Simanjorang
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menjenguk 11 korban luka berat dari tragedi kecelakaan bus wisata religi di Tegal tiba di rumah sakit umum Tangerang Selatan, Senin (8/5/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Rumah sakit umum /RSU Tangerang Selatan sukses melakukan tindakan operasi pada tujuh dari 13 pasien luka berat dari kecelakaan bus wisata religi asal Tangsel yang masuk jurang di kawasan Guci, Tegal.

Awalnya, hanya 11 pasien luka berat yang dirawat di rumah sakit yang terletak di Kecamatan Pamulang ini.

Namun, jumlah tersebut bertambah usai dua pasien dirujuk dari dua rumah sakit berbeda ke rumah sakit umum Tangerang Selatan.

"Saat ini, pasien yang dirawat di RSU Tangerang Selatan bertambah dua pasien. Dari semula berjumlah 11 pasien menjadi 13 pasien. Satu pasien merupakan rujukan dari RSUD Serpong Utara, dan satu pasien lagi rujukan dari RSUD Soesilo Slawi, Tegal," ujar Umi Kulsum, Direktur rumah sakit umum Tangerang Selatan, Rabu (10/5/2023).

Lanjutnya, dari 13 pasien,  tujuh diantaranya telah dilakukan tindakan operasi.

Umi Kulsum, Direktur rumah sakit umum Tangerang Selatan kabarkan kondisi 13 pasien bus wisata jatuh di Guci Tegal, Rabu (10/5/2023)
Umi Kulsum, Direktur rumah sakit umum Tangerang Selatan kabarkan kondisi 13 pasien bus wisata jatuh di Guci Tegal, Rabu (10/5/2023) (Wartakotalive/Rafzanjani Simanjorang)

Baca juga: Detik-detik Proses Evakuasi Bus Masuk Jurang Guci Tegal, Sempat Gagal 2 kali

"Lalu, dari tujuh pasien yang sudah dilakukan tindakan operasi, empat pasien hari Selasa (5/10/2023) kemarin sudah pulang. Dan hari ini, rencananya tiga pasien pulang," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, bus berisikan rombongan peziarah dari majelis taklim Masjid Baitul Hanif, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan tersebut masuk ke jurang usai terparkir dengan kondisi mesin hidup dan tanpa pengemudi di dalamnya pada Minggu (7/5/2023) lalu.

Akibatnya kecelakaan tersebut, dua warga Tangerang Selatan meninggal dunia dan puluhan terluka.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun langsung bergerak cepat dengan mengirimkan puluhan ambulance untuk mengevakuasi korban guna dirawat di Tangerang Selatan.

Korban luka ringan dirawat di rumah sakit umum daerah Serpong Utara, sedangkan luka berat dirawat di rumah sakit umum Tangerang Selatan. (Raf)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved