Narkoba
BNN Tangkap Oknum Anggota TNI AD di Tangerang, 50 Kg Ganja Diamankan, Diduga Sindikat Kakap
Seorang oknum anggota TNI AD mencoreng institusi, karena kedapatan menyimpan ganja sebanyak 50 kg.
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM< JAKARTA>Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten meringkus seorang oknum anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akibat tersandung kasus penyalahgunaan narkotika.
Penangkapan tersebut dilakukan di kawasan Islamic Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/5/2023).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Hamim Tohari mengatakan, anggota TNI yang ditangkap tersebut berinisial N.
Baca juga: Jelang Keberangkatan Mudik, BNN Lakukan Tes Urine Sopir Bus di Terminal Kampung Rambutan
"Benar, terduga pelaku dari TNI AD Kopda N sudah diamankan dan dalam proses di Pomdam Jaya," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Hamim Tohari, Rabu (3/5/2023).
Dari hasil penangkapan tersebut, BNN Provinsi Banten berhasil mengamankan barang bukti narkotika berupa ganja sebanyak 50 kilogram.
Mudik Lebaran
Sebelumnya, saat musim mudik lebaran BNN gencar mengerahan anjing pelacak dari Unit K-9 untuk meyisir pengiriman narkoba di Terminal bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (18/4/2023).
Anjing tersebut nampak mengendus barang bawaan penumpang secara keseluruhan, baik yang tengah menunggu di area keberangkatan, hingga bagasi bus.
Baca juga: BNN RI Tunggu Hasil Penyelidikan Buntut BNNK Tasikmalaya Minta THR ke PO Budiman
Beruntungnya, tidak ditemukan adanya narkoba usai dilakukan penyisiran tersebut.
Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan dua anjing tersebut sudah terlatih, dan dikerahkan khusus mencari letak narkoba.
Ditambah Pudjo, sebab para bandar narkoba kerap mengenakan beragam cara guna mengirim barang terlarang tersebut, dan tidak menutup kemungkinan ketika momen mudik tiba bisa terjadi.
"Kita melakukan pengamanan bus, sopir, penumpang kemudian barang yang berasal dari atau menuju Kampung Rambutan," kata Pudjo di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (18/4).
Antisipasi hal serupa, pluhan sopir bus di terminal Kampung Rambutan juga mengikuti pemeriksaan urine yang diadakan BNN RI.
Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, pengecekan tersebut dilakukan secara acak memilih sopir, sesuai dengan konsep yakni sidak jelang arus mudik lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah/2023.
"Pemeriksaan urine kepada sopir bus ini untuk mengecek apakah sopir atau pengganti sopir bus menggunakan narkoba atau tidak sebelum berangkat dari Terminal Kampung Rambutan," tutur Pudjo.
Menurutnya, hal ini untuk antisipasi keselamatan mudik, mengingat jika terbukti positif, dapat membahayakan puluhan penumpang, bahkan mengakibatkan kecelakaan di jalan.
Agenda tersebut rupanya dilakukan secara kolaborasi dengan petugas lainnya di lapangan.
"Kita bekerja sama dengan terminal Kampung Rambutan, Dishub Jakarta Timur dan Polri dalam pemeriksaan urine kepada para sopir bus," lugasnya.
Apabila ditemukan sopir yang hasilnya positif narkoba, maka segara dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh petugas.
"Sopirnya harus turun dari bus untuk pemeriksaan. Busnya juga tidak boleh berangkat sampai ada sopir pengganti yang tidak menggunakan narkoba," ucapnya.
Sebagai informasi, pemeriksaan tersebut tidak hanya dilakukan di satu wilayah saja, terdapat Terminal Pulo Gebang, Terminal Tanjung Priok, Terminal Kalideres, maupun Terminal Lebak Bulus.
Tidak hanya kawasan terminal saja, pemeriksaan juga dilakukan BNN terhadap pilot di seluruh bandara Indonesia maupun pelabuhan.
"Kami (BNN) juga melakukan tes urine kepada sopir bus di terminal di seluruh Indonesia," pungkasnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Polsek Cilincing Tangkap Dua Pengedar Pil Ekstasi, Satu Orang Diciduk di Medan |
![]() |
---|
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu 1,26 Kilogram di Depok |
![]() |
---|
BNN RI Gelar Ritual Bakar 474 Kg Narkoba Berbagai Jenis, Hasil Ungkapan Juni-Juli 2025 |
![]() |
---|
Warga Resah Pasar Cibubur Jaktim Jadi Tempat Peredaran Narkoba di Malam Hari, Pengelola tak Tahu |
![]() |
---|
Bongkar Sindikat Peredaran 516 kilogram Sabu, Polisi Lacak Aliran Uang 7 Tersangka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.