Hari Kartini
Peringati Hari Kartini, Sequis Ajak Perempuan Indonesia Perlu Jaga Kesehatan dan Berasuransi
Di Hari Kartini ini, dr Debora Aloina Ita Tarigan menyarankan agar perempuan Indonesia memberikan perhatian khusus soal kesehatan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Perempuan Indonesia semakin besar perannya di ranah publik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kemampuan multitasking atau bisa melakukan banyak hal pada perempuan dinilai sebagai kelebihan yang memampukannya berkarir sekaligus mengurus rumah tangga.
Banyak juga yang mengurus rumah tangga dan tetap aktif berkarya di berbagai organisasi atau kegiatan sosial. Ada juga yang merintis usaha industri rumah tangga.
Produktivitas perempuan yang semakin meningkat ini sejalan dengan cita-cita ibu Kartini agar perempuan Indonesia berkesempatan mengembangkan potensi diri sesuai pilihannya sendiri.
Hal ini mensyaratkan perempuan harus memiliki kesehatan fisik dan mental prima agar dapat menjalankan perannya dengan baik.
Demi mencapai cita-cita mulia ini Medical Underwriter Sequis dr Debora Aloina Ita Tarigan menyarankan agar perempuan Indonesia memberikan perhatian khusus soal kesehatan sebab pertambahan usia akan meningkatkan risiko sakit seiring menurunnya kemampuan fisik.
Baca juga: Rayakan Hari Kartini, Acara Perkenalan Produk Kosmetik Ini Mendadak Jadi Penuh Haru, Ada Apa?
Menjaga kesehatan memerlukan upaya sehingga perlu dilatih dan dijadikan kebiasaan sejak perempuan berusia muda, seperti memperhatikan jenis dan porsi asupan makanan, rutin berolahraga, cukup istirahat serta rutin medical check up agar terhindar dari penyakit degeneratif.
“Asupan perlu mendapat perhatian karena ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menjaga kinerja organ tubuh, ada yang mencegah masalah kesehatan tertentu, dan mendukung penyembuhan. Tetapi, ada juga yang menjadi pencetus penyakit," kata Debora.
"Jika memiliki penyakit bawaan, seperti diabetes, hipertensi, asam urat, atau kolesterol maka harus dalam pengawasan dokter sehingga kita dapat mengetahui makanan mana yang sebaiknya dikonsumsi atau dihindari serta bisa segera mendapatkan pengobatan demi mencegah agar tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih serius,” ujar Debora.
Baca juga: Alasan Megawati Tetapkan Ganjar Pranowo Jadi Capres PDIP Bertepatan dengan Hari Kartini
Mengenai olahraga, sangat baik jika rutin dilakukan oleh perempuan. Terutama olahraga yang dapat membantu mempertahankan dan meningkatkan massa otot sebab massa otot akan berkurang seiring pertambahan usia dan metabolisme juga menjadi lebih lambat.
Dengan berolahraga, menurut Debora, akan membantu mempertahankan mobilitas sendi, tulang dan otot juga menjadi kuat bahkan meningkatkan fungsi paru serta fungsi jantung, keseimbangan dan koordinasi tubuh tetap terjaga.
Debora mengatakan bahwa mereka yang rutin berolahraga sangat memungkinkan memiliki berat badan normal, tidak mudah terkena penyakit kritis, berkesempatan memiliki hidup yang berkualitas sebab lebih sedikit stres dan cemas.
Baca juga: Rayakan Hari Kartini, Shandy Purnamasari Beri Penghargaan untuk 10 Perempuan Mandiri
Mengingat besarnya risiko sakit yang dapat terjadi pada perempuan, kata dia tidak hanya disebabkan oleh penyakit degeneratif.
Tetapi, dari proses kehamilan, melahirkan, faktor hormon pada perempuan bisa meningkatkan risiko penyakit kritis lainnya.
Seperti kanker serviks, kanker payudara, kanker ovarium, dan masalah hormon lainnya sehingga Regional Head of Agency Development Sequis, Fourrita Indah SSos. CFP, CEC, AEPP, QWP menyarankan agar perempuan Indonesia memiliki asuransi kesehatan.
Baca juga: Hari Kartini, Kaum Ibu Harus Melek Literasi Keuangan dan Investasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Peringati-Hari-Kartini-Sequis-Mengajak-Perempuan-Indonesia-Menjaga-Kesehatan-dan-Berasuransi.jpg)