Hari Kartini, Kaum Ibu Harus Melek Literasi Keuangan dan Investasi

kaum ibu semakin berdaya, semakin bisa memaksimalkan potensinya di berbagai bidang kehidupan, tidak terkecuali di bidang investasi

Editor: Ahmad Sabran
Youtube
Talkshow How to Become a Financially Independent Woman di Stockbit & Bibit Spesial Hari Kartini 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Lebih dari 100 tahun silam, buku kumpulan surat-surat Raden Ajeng Kartini yang diberi judul “Habis Gelap Terbitlah Terang” diterbitkan dan menginspirasi masyarakat luas pada masanya, bahkan hingga hari ini.

Bagi bangsa Indonesia, tanggal 21 April bukan sekedar tanggal yang berulang tiap tahun, melainkan sebuah kesadaran kolektif mengenai hal-hal yang dapat dilakukan untuk membuat kaum ibu semakin berdaya, semakin bisa memaksimalkan potensinya serta makin mampu untuk berkarya di berbagai bidang kehidupan, tidak terkecuali di bidang investasi.

Demikian diungkapkan Vivi Handoyo Lie, Head of Investment Research di Stockbit dan Bibit.id, aplikasi investasi saham, reksa dana, dan Surat Berharga Negara (SBN).

“Dalam momentum hari Kartini tahun 2022, kami ingin menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi perempuan mengenai investasi di pasar modal. Kami meyakini, keterlibatan perempuan di pasar modal akan membawa dampak positif bagi perekonomian, baik dalam konteks individu, keluarga maupun nasional,” kata dia.

Stockbit dan Bibit.id juga menggelar talkshow berjudul How to Become A Financially Independent Woman di Youtube Stockbit dan Bibit  di akun Youtube stockbit.

Menurut Vivi, Stockbit dan Bibit meyakini bahwa generasi muda Indonesia saat ini perlu meneruskan cita-cita Kartini.

Stockbit dan Bibit juga meyakini bahwa literasi merupakan kunci yang membuka berbagai pintu kesempatan bagi perempuan untuk menjadi semakin berdaya dan dapat berkontribusi lebih bagi perekonomian.

“Itulah mengapa, kami tidak pernah lelah menjalankan inisiatif-inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan di pasar modal,” tambahnya.

Baca juga: Yoriko Angeline Sakit Saat Syuting Series MenemukanMu Akibat Cuaca Ekstrem di Turki, Apa Obatnya?

Vivi menyatakan bahwa edukasi dan literasi keuangan merupakan fokus utama perusahaan.

Tujuannya adalah untuk mengajak perempuan agar berani mulai berinvestasi di pasar modal serta menghindarkan mereka dari jerat investasi bodong. 

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di bulan Maret 2022 menunjukkan bahwa jumlah investor di pasar modal telah menyentuh angka hampir 8,4 juta investor.

Angka ini naik 3,2 % dibandingkan bulan sebelumnya, sementara itu apabila dibandingkan dengan data akhir tahun 2021, jumlah investor di pasar modal telah meningkat lebih dari 12 %. Kendati demikian, proporsi investor perempuan masih berada di kisaran 37

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved