Mutilasi

Kasus Mutilasi Sleman, Penjaga Wisma Kaget Mendapati Potongan Kepala Tergeletak di Kamar Mandi

Ayu Indrawari (AI) menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan sebuah penginapan di wilayah Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com
Kolase pelaku pembunuhan dan korban bernama Ayu Indrawari 

WARTAKOTALIVE.COM, SLEMAN--Seorang penjaga wisma di Sleman tak pernah menyangka dirinya akan menyaksikan pemandangan yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Bermaksud untuk mengecek kondisi kamar karena penyewa tak kunjung keluar, ia justru menjadi saksi peristiwa pembunuhan dan mutilasi seorang perempuan.

Seperti diketahui, perempuan bernama Ayu Indrawari (AI) menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan sebuah penginapan di wilayah Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Ibu muda yang baru akan menginjak usia 35 tahun itu meninggal dengan cara mengenaskan.

Ayu meninggalkan dua orang anak

Baca juga: Usai Lapor Polisi, Aris Anggota FPI Tantang Anak Buah Gus Fuad Pleret Duel Satu Lawan Satu

Dikutip Warta Kota dari Tribun Jogja, AI dimakamkan di pemakaman Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Jogja pada Senin (20/3/2023) sore

Atau lebih kurang tujuh hari sebelum AI berulang tahun ke 35 pada 24 Maret 2023.

Terduga pelaku pembunuhan adalah pria berumur 23 tahun.

Baca juga: Polisi Akhirnya Mengantongi Identitas Pelaku Korban Mutilasi Wanita di Sleman

Siapa sosok pelaku, rencananya akan dirilis secara resmi oleh polisi pada Rabu (22/3/2023).

Informasi sementara, pelaku adalah teman kencan AI yang sehari-hari berprofesi mengurus tenda di wilayah Sleman.

Setelah melakukan aksi keji pembunuhan disertai mutilasi, pelaku yang belum disebutkan identitasnya oleh polisi itu kabur dari wilayah Yogyakarta.

Namun polisi berhasil mendeteksi keberadaan pelaku kemudian tangkap di rumah kerabatnya di wilayah Temanggung, Jawa Tengah.

Informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, pelaku sempat menjemput korban di kawasan Kota Jogja kemudian pergi ke penginapan.

Baca juga: Alhamdulillah, Sabil Kini Dapat Pekerjaan Impian setelah Dipecat usai Sebut Maneh ke Ridwan Kamil

Kerabat korban pembunuhan mutilasi membawa potret beserta batu nisan saat menghantar jenazah ke pemakaman, Senin (20/3/2023)
Kerabat korban pembunuhan mutilasi membawa potret beserta batu nisan saat menghantar jenazah ke pemakaman, Senin (20/3/2023) (TRIBUNJOGJA.COM/Miftahul Hudai)

Kepada polisi pelaku sudah membawa pisau yang di bawa dalam tas.

Pisau itu kemudian disimpan di balik selimut kamar penginapan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved