Selasa, 21 April 2026

Viral Media Sosial

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Gembira Bisa Main Belakang Pas Bikin Skripsi, Ternyata Kena Sodomi

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Gembira Bisa Main Belakang Pas Bikin Skripsi, Ternyata Kena Sodomi. Berikut kronologinya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - nasib sial dialami sepuluh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan.

Mereka yang semula gembira bisa meningkatkan nilainya yang jelek justru menjadi korban sodomi.

Kasus tersebut diungkapkan Wakil Ketua DEMA UIN Alauddin Makassar, Aqil Al-Waris bermula ketika para mahasiswa mengetahui ada 'jalan belakang' untuk mendongkrak nilai-nilai mereka yang jelek.

Seorang staf Fakultas Hukum dan Syariah berinisial SS menjanjikan meningkatkan nilai mereka.

Namun dengan syarat, mereka harus memenuhi keinginan SS.

Satu di antaranya adalah bercinta.

SS yang diketahui memiliki kelainan seksual itu pun meminta kesanggupan para mahasiswa untuk memuaskan nafsu birahinya di kosan korban ataupun di kosan pelaku.

Baca juga: Ridwan Kamil Sukses Kasih Pelajaran, Sabil Kini Dibuly-Dihujat Tak Berakhlak & Kehilangan Pekerjaan

Baca juga: Waktu Masih Cagub Ramah Banget Tak Masalah Dicengin, Kini Cuma Bilang Maneh, Sabil Langsung Dipecat

Atas imbalan itu, SS menjanjikan akan membantu para mahasiswa untuk meningkatkan nilainya atau meloloskan proposal skripsi mereka.

"Itu dengan dalih dibantu dinilainya, dibantu proposalnya dan sebagainya itu modusnya," ungkap Aqil Al-Waris dikutip dari Antara pada Kamis (16/3/2023).

"Kalau misalkan minta dibantu begitu dia bilang, 'sini saya ke kosmu atau kau ke kosku', itu modusnya," jelasnya.

Gayung pun bersambut, para mahasiswa yang sepakat untuk bercinta dengan pelaku pun membuka lebar pintu kosan.

Begitu juga dengan mereka yang datang ke kosan untuk menghabiskan malam dengan pelaku. 

Baca juga: Bilang Jennie Kayak Bocah Disuruh Ngaji, Tapi Enggak Mau, Medsos Kiky Saputri Dirujak Netizen

Baca juga: Dendam Membara, Nikita Mirzani Ungkap Musuh-musuhnya, Ini Daftarnya

"Iya ada yang sampai bermalam di kosnya, ada juga yang dia (pelaku) bermalam juga di kosnya korban. Intinya tergantung jikalau korban tidak bisa ke kosnya, pelaku ke kosnya korban," sambungnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya menerima sedikitnya ada sebanyak sepuluh orang mahasiswa yang mengaku menjadi korban.

Mereka katanya disodomi pelaku berulang kali.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved