Kamis, 23 April 2026

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Sebut Missing Link Lebih Efektif Dibanding Pelebaran Jalan

Dinas Bina Marga DKI Jakarta jelaskan alasan pihaknya melakukan pembangunan jalan tembus atau missing link daripada pelebaran jalan untuk atasi macet.

Editor: Junianto Hamonangan
Wartakotalive/Leonardus Wical Zelena Arga
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho menjelaskan alasan pihaknya melakukan pembangunan jalan tembus atau missing link daripada pelebaran jalan untuk atasi macet. 

1. Jalan Tembus Air Maya, Kebayoran Lama

2. Jalan Tembus Penggilingan - Rajiman - Pulo Gadung

3. Jalan Tembus Kelapa Gading Timur - Terminal Pulogadung (masuk dalam rencana 2023)

4. Jalan Tembus Boulevard - Pegangsaan Dua

5. Jalan Tembus Penggilingan Tol Cakung Cilincing Sejajar Tegangan Tinggi

6. Jalan Tembus Dr Satrio - Perbanas

7. Jalan Waru (masuk dalam rencana 2023)

8. Jalan Seno - Masjid Al Makmur (masuk dalam rencana 2023)

9. Jalan tembus Bangun Cipta Sarana, Jalan Tembus Rusun Kelapa Gading - Boulevard Kelapa Gading (masuk dalam rencana 2023)

10. Jalan akses menuju Rusun Rawa Bebek (masuk dalam rencana 2023)

Hari menjelaskan bahwa titik lokasi pada poin nomor 3, 7, 8, 9, dan 10 saat ini telah dilakukan pembebasan lahan.

"Untuk yang lain, nanti dilihat ya. Bisa jadi tahun ini, tapi bisa juga tahun depan," jelas Hari.

Hari menegaskan, apabila memang sudah siap untuk dilakukan pembebasan lahan, maka akan dilaksanakan tahun 2023. (m36)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved