Polisi Tembak Polisi
Komisi Yudisial Dalami Video Viral Diduga Hakim Wahyu Curhat soal Kasus Sambo kepada Seorang Wanita
Miko Susanto Ginting menjelaskan, Komisi Yudisial coba menelusuri dulu kebenaran video yang diduga Hakim Wahyu tersebut.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Komisi Yudisial (KY) memberikan tanggapan soal beredarnya video diduga Hakim Wahyu Imam Santoso, Ketua Majelis Hakim kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Video tersebut viral setelah diunggah akun TikTok @pencerahkasus.
Dalam video itu, pria diduga Wahyu sedang curhat dengan seorang wanita
Juru Bicara Komisi Yudisial, Miko Susanto Ginting mengaku pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap video tersebut.
"Kita cek dulu kebenaran video tersebut," kata Juru Bicara Komisi Yudisial, Miko Susanto Ginting saat dihubungi wartawan pada Selasa, 3 Januari 2023.
Miko menambahkan, Komisi Yudisial coba menelusuri dulu kebenaran video yang diduga Hakim Wahyu tersebut.
"Kita cek terlebih dahulu kebenaran video yang beredar," ujarnya.
Baca juga: PN Jaksel Tanggapi Video Viral Diduga Hakim Wahyu Curhat ke Wanita terkait Kasus Ferdy Sambo
Baru kemudian, KY akan melakukan klarifikasi kepada hakim Wahyu.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya juga menanggapi soal video yang beredar diduga Hakim Wahyu sedang curhat dengan seorang wanita terkait perkara Ferdy Sambo.
Penjabat Humas PN Jaksel Djuyamto menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan kebenaran video yang disebut menampilkan rekaman hakim Wahyu sedang membicarakan kasus pembunuhan Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo cs kepada seorang wanita
“Kami belum tahu kebenaran statemen dalam video tersebut,” kata Djuyamto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/1/2023)
Seperti diberitakan, beredar video diduga Hakim Wahyu Imam Santoso, Ketua Majelis Hakim kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sedang curhat dengan seorang wanita di media sosial.
Dalam video itu, diduga Hakim Wahyu cerita soal kasus yang ditanganinya dengan terdakwa Ferdy Sambo kepada seorang wanita.
Baca juga: Penerbitan Perppu Cipta Kerja Dikecam, Mahfud MD Tak Bisa Berbuat Banyak: Itu Hak Subjektif Presiden
Video diunggah oleh akun TikTok @pencerahkasus, dimana terlihat ada seorang pria diduga Hakim Wahyu memakai baju batik lengan panjang hitam, celana abu-abu dan sepatu hitam sedang duduk di sofa warna putih gading. Tampak, diduga Hakim Wahyu lagi menerima telepon.
Setelah selesai berbincang melalui sambungan telepon, pria yang diduga Hakim Wahyu itu langsung melanjutkan diskusi dengan seorang wanita yang ada di dekatnya.
Namun, belum diketahui siapa wanita yang jadi teman diskusi diduga Hakim Wahyu tersebut.
“Bukan, masalahnya dia enggak masuk akal banget dia nembak pakai pistol Josua. Tapi enggak apa-apa, sah-sah saja. Saya enggak akan pressure dia harus ngaku, saya enggak butuh pengakuan,” kata pria yang diduga Hakim Wahyu dikutip dari video pada Selasa, 3 Januari 2023.
Kemudian, wanita yang menemani pria diduga Hakim Wahyu itu langsung menimpali curhatan soal perkara pembunuhan berencana dengan terdakwa Ferdy Sambo.
Baca juga: Cerita Lengkap Bu Guru Cantik di Kebumen Ngamar bareng Kades di Malam Tahun Baru, Hati Suami Hancur
“Betul, ah Mas Wahyu bilang gitu. Saya tidak butuh pengakuan. Betul, betul,” kata wanita misterius itu.
Lalu, pria yang diduga Hakim Wahyu itu melanjutkan omongannya lagi bahwa majelis hakim yang menangani perkara tersebut tidak membutuhkan pengakuan dari terdakwa Ferdy Sambo.
“Saya enggak butuh pengakuan. Kita bisa menilai sendiri. Silakan saja saya bilang mau buat kaya gitu. Kemarin tuh sebenernya mulut saya sudah gatel, tapi saya diemin aja,” lanjut pria diduga Hakim Wahyu
Berobat ditemani wanita cantik
Diberitakan sebelumnya, postingan seorang perempuan di akun Instagram @dewinta231 viral di media sosial.
Postingan itu sebelumnya dibahas oleh Farhat Abbas saat tampil sebagai bintang tamu di channel Youtube Uya Kuya.
Di sana, Farhat menyinggung adanya seorang wanita yang aktif memposting aktivitas bersama Wahyu Imam Santoso, hakim yang memimpin sidang kasus pembunuhan Brigadir J.
Keterangan Farhat Abbas dalam podcast itu pun viral di media sosial.
Sementara, di akun Dewinta231, postingan kebersamaannya dengan Wahyu pun telah dihapus.
Baca juga: Kuat Maruf Laporkan Hakim Wahyu, Prof Romli: Bilang Bohong Saja Tidak Boleh apalagi Bisu dan Tuli
Farhat Abbas mengatakan bahwa video Hakim Wahyu sedang berobat itu diunggah oleh seorang akun wanita bernama dewinta231.
Farhat pun heran karena wanita itu seolah punya hubungan dekat dengan Wahyu hingga menyertai aktivitas Wahyu saat mengecek kesehatan ke dokter Terawan.

“Itu kan instagram umum. Instagram dewinta, cuma dia sudah hapus. Saya URL satu persatu sudah simpan, takutnya kita dibilang memfitnah. Saya kalau bicara harus ada (data), enggak gosip,” kata Farhatmelalui pesan tertulis, Senin (2/1/2023)
Agar tak mengundang prasangka buruk, Farhat pun mengingatkan Hakim Wahyu yang juga sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan supaya menjaga jarak dengan siapa pun selama menangani perkara pembunuhan Brigadir J.
“Kita ini kan orang praktisi hukum. Melihat adanya instagram begitu, kami minta supaya hakimnya menjaga jarak dengan pihak-pihak yang ada kaitan. Apa perannya dia (wanita dewinta) disitu? Dia kan selalu hadir di persidangan dari keterangannya di situ (instagram) ada kan,” jelas dia.
Menurut dia, wanita tersebut memang sengaja memposting video Hakim Wahyu sedang diberi dopping oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tersebut.

Baca juga: Mujiyono Bantah Tudingan Eks TGUPP soal Layanan JakWiFi Era Anies Baswedan Dihentikan
Karena, kata dia, wanita akun dewinta itu memperlihatkan gaya hidup mewah Hakim Wahyu juga.
“Saya cuma mengingatkan saja, kecuali tidak ada postingan. Kan instagram ini umum, itu kan bahaya. Dari mana gambar-gambar itu? Ini kan umum, bukan temuan.
Memang sengaja wanita itu posting kok, bahwa dia dekat dengan hakim, hakimnya itu dikasih obat kuat enggak terasa. Berarti kan enggak adil. Orang lomba lari aja dikasih doping didiskualifikasi,” ujarnya.
Harusnya, kata Farhat, hakim itu tidak boleh bertemu dengan pihak-pihak terkait.
“Kalau tidak ada posting-posting diatas, semua akan tampak normal dan biasa. Karena postingan pribadi dan tabu, jadi merepotkan diri mereka sendiri. Apa yang mereka buat dipetik dan diketik orang. Itu kan pertanyaan saya. Kalau ke rumah sakit sebaiknya diantar istri,” ucapnya.
Sementara itu, belum diketahui hubungan antara wanita itu dengan Wahyu.
Baca juga: Wanita Emas Cabut Pengakuan soal Pelecehan, Farhat Abbas Sebut Ada Ancaman-Intimidasi dari Sosok Ini
Hakim Wahyu dilaporkan Kuat Maruf ke KY
Sebelumnya diberitakan, Kuasa hukum Kuat Maruf, Irwan Irawan melaporkan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso ke Komisi Yudisial pada Rabu 7 Desember 2022
Laporan itu terkait pernyataannya kepada Kuat Maruf dan Bripka RR saat memberikan kesaksian dalam sidang terdakwa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E dan Bripka Ricky Rizal alias RR.
Saat itu, Kuat tengah menjadi saksi yang dikonfrontir dengan dua terdakwa pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Irwan melaporkan hakim ketua Wahyu Iman Santoso lantaran adanya dugaan pelanggaran kode etik.
"Kaitannya dengan kode etik karena dalam beberapa persidangan pemeriksaan saksi banyak kalimat-kalimatnya ketua majelis yang sangat tendensius kami lihat," ujar Irwan saat dikonfirmasi pada Kamis, 8 Desember 2022.
Kemudian, Ia menjelaskan kalimat yang disebut sebagai kalimat tendensius itu berupa pernyataan hakim yang menyebutkan bahwa Kuat Maruf telah berbohong dalam memberikan keterangan.
"(Kalimat tendensius) Seperti disampaikan ke Kuat misalnya ketika diperiksa sebagai saksi disampaikan bahwa kamu konsisten berbohong, kemudian pada saat Kodir diperiksa ini setingan semua, hal-hal seperti ini kan sudah menyimpulkan, harus diuji dengan keterangan yang lain. Kesimpulan seperti itu menurut kami tidak pada tempatnya disampaikan majelis dalam pemeriksaan saksi," ujarnya.
AKP Dadang Iskandar Dipecat Tidak Hormat, Tak Dapat Pensiun, Terancam Hukuman Mati |
![]() |
---|
Buntut Polisi Tembak Polisi, Polri Evaluasi Soal Senjata Api Dipimpin Irwasum Irjen Dedi Prasetyo |
![]() |
---|
AKP Dadang Iskandar Resmi Dipecat, Irwasum Tegaskan Komitmen Polri Tidak Toleransi |
![]() |
---|
Raut Wajah AKP Dadang Iskandar Usai Resmi Dipecat Dalam Sidang Etik di Mabes Polri |
![]() |
---|
Mantan Kabareskrim Ungkap Dugaan Alasan Penembakan AKP Dadang, Ada Unsur Ketidakpercayaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.