Berita Jakarta
Diduga Stres, Pria di Kramat Pulo Bakar Diri hingga Kepalanya Hangus
Tetangga korban mengungkap, setelah penjaga warung berteriak, beberapa warga membantu menyiram tubuh korban dengan air.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Feryanto Hadi
Apuk diduga stres karena tak mampu menebus motornya yang sudah digadai.
"Dia biasa bantu-bantu kakanya yang ngewarung. Enggak kerja," ujar UM.
"Motornya digadai, dia enggak bisa tebus. Kakanya enggak mau bayarin, karena pasti kaya gitu lagi," sambungnya.
Lebih lanjut, UM mengungkap jika setelah kejadian tersebut, warga langsung melapor ke RT, RW, dan kepolisian setempat.
Korban yang masih hidup itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Tadi polisi sudah datang, dengan kelurahan dan rumah sakit. Dia dibawa, tapi diperban dulu wajahnya," jelas UM.
Sementara itu, dalam wawancara yang berbeda, Kanit Reskrim Polsek Senen, AKP Ganang Agung menyebut, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui motif pelaku membakar diri.
Baca juga: Perkara Uang Kembalian, Dua Pemuda Mabuk di Karawang Bakar Bengkel
Menurutnya, beberapa warga setempat melihat korban saat sudah terbakar saja.
"Kami sampai sekarang belum tahu.Tapi ada yang lihat dua orang, di lantai dua rumah korban, ada asap mengepul," ujar Ganang saat dihubungi, Jumat (23/12/2022).
"Korban dalam keadaan terbakar," tandasnya.(m40)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kondisi-rumah-milik-pria-yang-mencoba-bunuh-diri.jpg)