Minggu, 26 April 2026

Berita Jakarta

Diduga Stres, Pria di Kramat Pulo Bakar Diri hingga Kepalanya Hangus 

Tetangga korban mengungkap, setelah penjaga warung berteriak, beberapa warga membantu menyiram tubuh korban dengan air.

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Feryanto Hadi
ist
Kondisi rumah milik pria yang mencoba bunuh diri 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA PUSAT – Seorang pria berinisial ISW atau yang karib disapa Apuk, melakukan percobaan bunuh diri dengan membakar tubuhnya sendiri, di Jalan Kramat Pulo Gang 21, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2022) siang.

Diduga, Apuk memiliki gangguan kejiwaan saat membakar tubuhnya itu. 

"Dulu dia enggak seperti itu (stres), sejak orang tuanya meninggal jadi agak stres," ujar tetangga korban, UM (42) saat ditemui wartawan di lokasi kejadian. 

"Soalnya dia suka ngomong sendiri, nawarin obat ke tetangga. Tapi enggak tahu obat apa," sambungnya.

Baca juga: Cemburu Buta, Seorang Pria Nekat Bakar Motor hingga Konveksi di Kebon Jeruk Hangus

UM bercerita, mulanya para tetangga tak mengira jika bau asap yang diciumnya itu berasal dari tubuh Apuk yang terbakar. 

Hal itu baru diketahui setelah penjaga warung dekat rumah korban teriak, 'api, api, api,' 'ada kebakaran!'. 

Kemudian, pemilik warung itu memanggil kakak perempuan korban yang sedang berada di lantai bawah rumah. 

"Tiba-tiba bunyi pletok-pletok, dikirain bunyi kebakaran listrik. Enggak taunya dia bunuh diri sendiri," kata UM. 

Baca juga: Cemburu Buta, Seorang Pria Nekat Bakar Motor hingga Konveksi di Kebon Jeruk Hangus

"Kakaknya diam saja, enggak tahu ada kebakaran. Pas naik ke atas, baru ketahuan sudah gosong," tambahnya.

UM mengungkap, setelah penjaga warung berteriak, beberapa warga membantu menyiram tubuh korban dengan air.

Korban yang saat itu masih hidup, sempat melontarkan kalimat permintaan tolong kepada warga yang membantu. 

Namun, kata UM, tidak ada satupun warga yang berani menyentuhnya.

"Kayak zombie gitu, dia bilang 'lu ngeliatin aja, bukan tolongin gua', tolongin gimana emang ada obat buat nolongin dia?," ungkap UM. 

Baca juga: Aksi Ribuan Mahasiswa Tolak RKUHP Ditutup dengan Bakar Spanduk di Pagar Gedung DPR RI

Diketahui dari UM, Apuk adalah seorang pengangguran yang tinggal bersama lima saudara kandungnya dalam satu rumah yang sama. 

Apuk diduga stres karena tak mampu menebus motornya yang sudah digadai.

"Dia biasa bantu-bantu kakanya yang ngewarung. Enggak kerja," ujar UM.

"Motornya digadai, dia enggak bisa tebus. Kakanya enggak mau bayarin, karena pasti kaya gitu lagi," sambungnya. 

Lebih lanjut, UM mengungkap jika setelah kejadian tersebut, warga langsung melapor ke RT, RW, dan kepolisian setempat.

Korban yang masih hidup itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan intensif. 

"Tadi polisi sudah datang, dengan kelurahan dan rumah sakit. Dia dibawa, tapi diperban dulu wajahnya," jelas UM.

Sementara itu, dalam wawancara yang berbeda, Kanit Reskrim Polsek Senen, AKP Ganang Agung menyebut, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui motif pelaku membakar diri.

Baca juga: Perkara Uang Kembalian, Dua Pemuda Mabuk di Karawang Bakar Bengkel  

Menurutnya, beberapa warga setempat melihat korban saat sudah terbakar saja.

"Kami sampai sekarang belum tahu.Tapi ada yang lihat dua orang, di lantai dua rumah korban, ada asap mengepul," ujar Ganang saat dihubungi, Jumat (23/12/2022).

"Korban dalam keadaan terbakar," tandasnya.(m40)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved