Berita Karawang

Perkara Uang Kembalian, Dua Pemuda Mabuk di Karawang Bakar Bengkel  

Pelaku yang sedang mabuk membakar bengkel sekaligus tempat tinggal menggunakan ban dalam bekas dan bensin.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kepolisian merilis kasus pembakaran bengkel di Kampung Krajan, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang gara-gara uang kembalian dalam keadaan mabuk, Jumat (9/12/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG----- Kepolisian mengungkap dua pemuda tersangka pembakar bengkel di Kampung Krajan, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang gara-gara uang kembalian dalam keadaan mabuk.

Akibat tindakan itu bengkel sekaligus tempat tinggal ludes terbakar. Hingga kerugian mencapai Rp 500 juta.

"Iya dalam hasil pemeriksaan dua pemuda itu dalam pengaruh alkohol ketika melakukan pembakaran bengkel," kata Wakapolres Karawang, Kompol Agoeng saat konferensi pers pada Jumat (9/12/2022).

Agoeng menerangkan, terjadinya tindak pidana pembakaran dilakukan pelaku RA (23) dan DI (28) pada Minggu (4/12/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Kepergok Selingkuh, Seorang Wanita Bakar Diri Hingga Tewas dengan Bensin

Setelah sebelumnya terjadi cekcok karena ketika pelaku membeli bensin merasa kurang kembaliannya.

"Jadi pelaku merasa memberikan uang Rp 50 ribu saat beli bensin seharga Rp 12 ribu padahal uangnya Rp 15 ribu dengan dikembalikan Rp 3 ribu oleh korban. Lalu, pelaku kembali ke tongkrongan dan curhat ke temannya. Dan kembali ke bengkel hingga terjadi cekcok dan melakukan pembakaran bengkel korban," jelas dia.

Pelaku membakar bengkel sekaligus tempat tinggal menggunakan ban dalam bekas dan bensin.

Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri melalui pintu samping bengkel.

"Pemilik bengkel berhasil keluar lewat pintu samping dan api segera dipadamkan petugas pemadam kebakaran," beber dia.

Baca juga: Dilaporkan Selingkuh, Bripka HK Usir Istri Sah yang Kini Jualan Nasi Bakar demi Bertahan Hidup

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pas 187 ayat (1) tentang Tindak Pidana dengan sengaja menimbulkan kebakaran yang mendatangkan bahaya.

"Kedua pelaku dijerat hukuman paling lama 12 tahun penjara," beber dia.

Sementara korban, Saur (40) mengapresiasi langkah jajaran Polres Karawang yang menangkap pelaku pembakarang tempat usaha sekaligus tempat tinggalnya.

"Terima kasih pak Kapolres sudah ditangani dan ditangkap pelakunya," katanya.

Baca juga: Terungkap, Ayah Bunuh Anak di Depok Sempat Bakar Kasur Rumah untuk Habisi Keluarganya

Dia menyebut, sudah membuka usaha bengkel sekaligus bensin eceran selama 12 tahun. Dirinya juga tidak kenal kepada pelaku dan pelaku juga baru pertama kali beli bensin ditempatnya.

"Habis usaha kami pak, semoga saja bisa kembali memulai usaha walaupun habis semua," katanya. (MAZ)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved