Kabar Artis

Nova Eliza Mulai Berani, Kritisi DPR yang Sembarangan Sahkan RKUHP Jadi UU

Artis lawas Nova Eliza kini mulai berani mengritisi persoalan berat di negeri ini seperti soal RKUHP yang baru disahkan DPR jadi UU.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Valentino Verry
warta kota/arie puji waluyo
Artis lawas Nova Eliza kini tertarik pada persoalan serius seperti RKUHP yang baru disahkan DPR RI. Dia pun protes manfaat atau dampaknya buat masyarakat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi Undang-Undang (UU).

Keputusan DPR mengesahkan RKUHP menjadi UU menuai pro dan kontra dari masyarakat, karena ada beberapa pasal yang dianggap kontroversi jika tatanan hukumnya dijalankan.

Bintang film dan sinetron Nova Eliza mengikuti kontroversi pengesahan UU KUHP, yang tengah menuai kontroversi di masyarakat.

Menurut Nova, pengesahan UU KUHP tidak ada habisnya jika dibahas dari sisi kesalahan dan pasal kontroversinya.

"Isi pasalnya semakin ke sini perlu dibahas ulang dulu," ujar, Jumat (9/12/2022).

"Kenapa? Isinya ini apakah sudah sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat atau tidak," imbuhnya.

Bagi wanita berusia 42 tahun itu, UU dirancang harus sesuai kebutuhan untuk mengatur masyarakat.

Baca juga: RKUHP Disahkan, Pengunjuk Rasa Camping di Depan Gedung DPR, Sebut Hukum Kembali ke Zaman Kolonial

"Karena hidup bernegara itu pemerintah, masyarakat, dan penegak hukum harus bersinergi untuk memberikan manfaat," ucapnya.

Artis yang tengah menyuarakan stop kekerasan dan pelecehan seksual terhadap wanita ini merasa keputusan DPR mengesahkan UU KUHP harus dilihat kembali, apakah bisa memberikan dampak yang baik atau tidak kepada masyarakat.

"Memang ini PR yang panjang, ayo duduk bersama-sama," ujarnya.

Baca juga: Langgar Aturan, Polisi Bubarkan Aksi Bentang Spanduk Tolak RKUHP di Car Free Day Bundaran HI

"Bukan dalam satu pihak, butuh masukan banyak pihak agar UU bisa sama-sama diterapkan dengan baik di Pemerintahan, penegak hukum, dan masyarakat," jelasnya.

Nova Eliza meminta DPR RI untuk menelaah lagi isi dari UU KUHP baru, khususnya pasal-pasal yang dianggap masih kontroversi.

"UU dibuat untuk masyarakat supaya bisa membatasi dan berguna dalam tatanannya. Dilihat lagi, berguna apa tidak. Itu aja," ujarnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved