Narkoba

Darurat Narkoba, Polres Bogor Tangkap 40 orang Pemuda yang Hidupnya Tergantung pada Sabu dan Ganja

Polres Bogor berupaya keras menyelamykan generasi muda dari jeat narkoba, maka rutin melakukan oprasi.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
warta kota/hironimus roni
Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra (kiri) merilis hasil tangkapan dari Opersi Antik LOdaya, yakni menangkap 40 pemuda yang tergila-gila pada narkoba hingga hidupnya hancur, Jumat (2/11/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Peredaran narkoba jenis sabu dan ganja sungguh luar biasa, berbagai pelosok Indonesia dirambah.

Alhasil, generasi muda tergerus oleh barang haram itu, masa depan mereka pun hancur.

Melihat keadaan yang gelap itu, Polres Bogor pun bergerak untuk menyudahi.

Pada 16-25 November 2022 Polres Bogor menggelar Operasi Antik Lodaya, dan berhasil menangkap 40 orang tersangka penyalahgunaan narkoba.

Dari 40 tersangka ini, 37 orang di antaranya laki-laki dan tiga orang perempuan.

"Selama Operasi Antik Lodaya, Polres Bogor berhasil melakukan pengungkapan terhadap 31 kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, ganja, dan tembakau sintetis, berhasil mengamankan 40 tersangka," kata Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra , Jumat (3/12/2022)

Dalam Operasi Antik Lodaya ini, Sat Narkoba Polres Bogor juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 87,78 gram, ganja 21,97 gram, serta tembakau sintetis banyak 428,19 gram.

Para pelaku ini mengunakan bermacam-macam modus operandi dalam peredaran barang terlarang ini.

Baca juga: Petugas P2U Lapas Kelas I Cipinang Gagalkan Penyelundupan Narkoba yang Dibawa Supir Truk Sampah

"Ada yang pakai sistem tempel atau menyimpan narkotika di suatu tempat lalu memberikan sebuah petunjuk pada pemesanan narkotika tersebut," papar Wisnu.

Modus lainnya adalah sistem COD dan sistem online melalui media sosial.

Para pelaku mengedarkan narkoba di wilayah Kabupaten Bogor mulai dari Kecamatan Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Kemang, Ciawi, Rumpin, dan Cibungbulang.

Baca juga: Polisi Pandai, Tangkap Bandar Narkoba yang Sembunyikan Sabu di Kotak Korek Kayu

Selain itu, wilayah operasi lainnya adalah Kecamatan Cigombong, Klapanunggal, Cileungsi, Cisarua, Jonggol, Tanjungsari, Leuwiliang, Dramaga, Citeureup, dan Kecamatan Nanggung.

"Dari kegiatan ini setidaknya berhasil menyelamatkan kurang lebih 2700 orang dari penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

Para tersangka ini akan kita jerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan ayat 2; Pasal 112 ayat 1, ayat 2, dan Pasal 111 ayat 1 UU No.35 tahun 2009.

"Mereka mendapat ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana penjara seumur hidup," ungkap Kompol Wisnu.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved