Berita Video

VIDEO Menegangkan Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok

Suara tembakan warnai penggerebekan pengedaran narkoba di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu, (30/11/2022) petang.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Suara tembakan warnai penggerebekan pengedaran narkoba di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu, (30/11/2022) petang.

Pada penggerebekan Kampung Bahari untuk kesekian kali itu, petugas menyisir bedeng-bedeng yang berjajar di sepanjang rel kereta api dan gang-gang pemukiman.

Anggota kepolisian dengan persenjataan lengkap itu juga membongkar bedeng-bedeng yang digunakan para pengendara dan pengguna narkoba bertransaksi.

Bahkan saat penggerebekan, sejumlah warga Kampung Bahari terus menyalakan petasan ke udara sebagai tanda kedatangan polisi untuk rekan-rekan mereka.

Alhasil, petugas kepolisian merespon petasan itu dengan tembakan ke udara untuk mencegah para terduga penyalahgunaan narkoba kabur.

Penggerebekan yang berlangsung dua jam itu melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara, hingga dukungan dari anggota Brimob Polda Metro Jaya.

Baca juga: Dilempari Batu hingga Petasan saat Penggerebekan Kampung Bahari, Polisi Sita 116,97 gram Sabu

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara Kompol Slamet Riyadi menjelaskan, dari penggerebekan Kampung Bahari tersebut enam terduga pelaku penyalahgunaan narkoba diamankan.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan barang bukti 116,97 gram sabu-sabu dan puluhan alat penghisap narkoba di dalam bedeng-bedeng itu.

Baca juga: Gerebek Kampung Bahari, Polisi Tangkap Lima Pengedar dan Temukan 2,57 Gram Sabu

"Petugas dilempar oleh warga batu dan petasan. Massanya juga banyak di sekitar sini maka untuk keselamatan petugas kami tarik ke polsek. Namun berhasil kita amankan satu orang dengan barang bukti 96,5 gram (Revisi di Mapolres Metro Jakarta Utara 116,98 gram) sabu-sabu," Kata Slamet di lokasi.

"Kemudian karena ada perlawanan yang membahayakan nyawa dari aparat akhirnya kita tarik mundur konsolidasi ke Polsek Tanjung Priok dan menambah penebalan kekuatan kemudian kita minta back up dari Satreskrim dan Sabhara," pungkasnya. (m38)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved