Polisi Tembak Polisi
Dengan Mata Berkaca-kaca, Bharada E Peragakan Saat Ferdy Sambo Tembak Brigadir J
Bharada memperagakan bagaimana Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J yang sudah tersungkur di rumah di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Budi Sam Law Malau
"Baru Pak FS lihat ke saya, 'woi kau tembak, kau tembak cepat, cepat kau tembak'," kata Bharada E menirukan ucapan Ferdy Sambo.
"Saya langsung keluarkan senjata, saya disuruh menembak Yang Mulia," ujar Bharada E.
"Saudara menembak korban saudara Yosua jarak berapa meter?," tanya hakim.
"Sekitar 2 meter Yang Mulia," jawab Bharada E.
"Bagaimana cara saudara menembak?" tanya hakim.
"Saya keluarkan saja. Saya sempat tutup mata. Saya tutup mata, tembakan pertama Yang Mulia," kata Bharada E.
"Jadi waktu Bang Yos didorong itu, korban cuma bilang begini, 'IH kenapa Pak? Ada apa Pak?' Tangannya cuma di depan saja," kata Bharada E.
"Jadi posisinya gak jongkok Yang Mulia. Cuma badannya agak menurun saja Yang Mulia. Tangannya di depan dada," kata Bharada E.
"Coba saudara praktekkan," pinta hakim.
Bharada E kemudian mempraktekkan saat Brigadir J hendak dieksekusi.
"Izin Yang Mulia. Jadi waktu di dorong ke depan, Bang Yos begini, sambil mundur Yang Mulia," kata Bharada E mempraktekkan posisi badan Brigadir J.
"Baru saya tembak Yang Mulia," kata Bharada E.
Baca juga: Bharada E Ceritakan Skenario Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo: Memang Harus Dikasih Mati Anak Itu
"Berapa kali saudara tembak?" tanya hakim.
"Seingat saya 3 sampai 4 kali Yang Mulia," katanya.
"Pas saudara menembak, saudara melihat posisi korban?" tanya hakim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Bharada-E-memperagakan-bagaimana-Ferdy-Sambo-menembak-Brigadir-J-56565.jpg)