KDRT

Anak Karyati Trauma Lihat Kelakuan Bapaknya yang Sering Aniaya Sang Ibu di Depannya

Kekerasan dalam rumah tangga di Kademangan, Setu, Tangerang Selatan terjadi pada 11 November lalu. Seorang istri dianiaya suaminya

Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
Karyati (tengah), saat didampingi pengurus kelurahan saat ditemui pada Rabu (16/11/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG-- Kepala UPTD P2TP2A Kota Tangerang Selatan, Tri Purwanto mengatakan kekerasan yang dilakukan Tarmin kepada istrinya, Karyati tak hanya menyebabkan sang istri trauma.

Kekerasan tersebut turut berpengaruh pada kedua anak mereka, terutama putri korban yang telah berusia 16 tahun.

Kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan itu sendiri divideo langsung oleh sang anak, sebagai wujud bukti bahwa sang ayah telah melakukan penganiayaan.

"Yang memvideokan itu anak korban, karena dia juga sudah tidak tahan mendengar, melihat hampir setiap hari kekerasan di rumahnya. Jadi tujuannya memvideokan yaitu agar si ayah diberikan hukuman," buka Tri kepada Tribun Tangerang.com, Jumat (18/11/2022) di kantornya.

Meski pelaku telah ditangkap, namun Tri mengatakan dampak psikis telah terjadi pada anak korban.

 Hal itu ditemukan pihaknya saat berkunjung untuk yang kedua kalinya ke rumah korban.

Baca juga: Setahun jadi Korban KDRT, Karyati: Biasanya Saya Pakai Helm saat Suami Mulai Marah

"Anaknya memang trauma. Jadi selama ini dia itu susah tidur karena kekerasan yang terjadi di rumahnya. Kadang-kadang dia bergantian tidur dengan ibunya. Ibunya tidur dia yang jagain," ucapnya.

Dampak psikis kedua dikatakan oleh Tri yaitu putri korban kini antipati dengan sosok laki-laki.

"Itu informasi awal dari ibunya. Makanya mengapa kami lakukan pemeriksaan psikologi dan nantinya konseling juga untuk membangun kepercayaan diri para korban, khususnya dalam bersosialisasi di mastarakat. Karena dari kemarin juga anaknya ini sudah tidak mau keluar rumah. Maunya di rumah saja," sambung Tri.

Cerita Karyati

Karyati, perempuan kelahiran Ciamis, Jawa Barat menjadi korban kebiadaban suaminya.

Kepala dibenturkan ke kursi plastik, hingga kekerasan verbal lainnya ia terima.

Dengan tubuh suami yang besar, dan bekerja sebagai securiti, Karyati tak bisa berbuat banyak.

Siapa sangka, setahun lamanya, warga RT04 RW02, Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan ini harus menahan sakit oleh perundungan suaminya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved