Berita Tangerang

WASPADALAH, Polisi Gadungan Tukang Begal Sepeda Motor Beraksi di Karang Tengah, Tangerang

Dalam video tersebut, terlihat empat orang pria yang mengendarai dua sepeda motor memberhentikan satu sepeda motor yang ditumpangi oleh dua remaja

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
ist
Tangkapan layar aksi polisi gadungan saat memberhentikan remaja dan mengambil sepeda motornya. Kejadian berlangsung di Karang Tengah, Tangerang 

Laporan Wartawan, WARTAKOTALIVE.COM, Gilbert Sem Sandro

WARTAKOTALIVE.COM, KARANG TENGAH - Sebuah video tersebar viral di Sosial Media Instagram yang menunjukan aksi pembegalan sepeda motor.

Dalam video tersebut, terlihat empat orang pria yang mengendarai dua sepeda motor memberhentikan satu sepeda motor yang ditumpangi oleh dua orang remaja.

Empat orang berpakaian rapih lengkap dengan penutup muka masker itu terlihat menghampiri dua remaja yang diberhentikannya.

Dua remaja yang diberhentikan, terlihat mengenakan kaus dan celana pendek dan turun dari sepeda motornya untuk menanyakan tujuan dari empat orang pria itu.

Baca juga: Tak Terima Wajahnya Dibilang Mirip Satpam, Bripda Tito Tampubolon Ajak 7 Rekannya Serbu RS Bandung

Namun ternyata, empat pria itu melakukan aksi membawa lari sepeda motor Honda Beat milik remaja yang menjadi target sasarannya.

Dalam video itu, tertulis insiden pembegalan sepeda motor oleh polisi gadungan terjadi pada Selasa (8/11/2022) sekira pukul 15.14 WIB.

Marchel, korban pembegalan mengatakan, peristiwa yang dialaminya itu terjadi di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Saat itu, korban mengaku hendak menuju tempat fotocopy yang tidak jauh dari rumahnya.

Ketika hendak kembali pulang, ia dipepet oleh para pelaku yang memaksanya untuk berhenti.

Baca juga: Ngibulnya Terbongkar, Suprapti Tukang Dawet Gadungan Kader PSI ini Ketakutan, Rumahnya Dijaga Polisi

Kemudian para pelaku menakuti korban, dengan berlagak seperti petugas dan menanyakan kesalahannya yang tidak memakai helm dan masker.

"Kejadian itu terjadi waktu saya dari rumah mau fotocopy, terus saat hendak menuju arah pulang, saya dicegat empat orang dan tiba-tiba langsung nanya kesalahan saya," ujar Marchel, Kamis (10/11/2022).

"Terus mereka bilang kalau kesalahan saya itu enggak pakai helm dan masker, padahal saya sudah coba jelasin kalau saya perginya deket dari rumah doang," imbuhnya.

Selanjutnya, para pelaku pun mengambil alih sepeda motor pelaku dan dua orang korban menaiki sepeda motor lainnya dalam posisi masing-masing dibonceng kawanan pelaku lainnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved