Breaking News:

Banjir Jakarta

Update Banjir Jakarta Pukul 18.00 WIB, 17 RT Masih Tergenang

Isnawa Adji menginformasikan setidaknya terdapat tiga ruas jalan tergenang, dan 17 RT atau 0,056 persen dari 30.470 RT di DKI Jakarta.

Warta Kota/Feryanto Hadi
Banjir melanda kawasan Komplek Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Leonardus Wical Zelena Arga

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan (per 18.00 WIB) informasi titik wilayah yang tergenang banjir.

Hal tersebut berangkat dari hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa jam lalu.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menginformasikan setidaknya terdapat tiga ruas jalan tergenang, dan 17 RT atau 0,056 persen dari 30.470 RT di DKI Jakarta.

"Untuk wilayah tergenang semuanya berada di Jakarta Selatan," ujar Isnawa dalam keterangannya, pada Kamis (3/11/2022).

Ia menginformasikan untuk Kelurahan Pancoran, terdapat 5 RT yang tergenang banjir dengan ketinggian 40 hingga 60 sentimeter.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi Berharap Penanganan Banjir Tahun Depan Bisa Berjalan Efektif

Penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi, dan luapan Kali Cideng.

"Lalu di Kelurahan Pela Mampang, terdapat 12 RT dengan ketinggian 120 sentimeter, yang disebabkan karena ketinggian curah hujan," ucap Isnawa.

Adapun, kawasan Tendean Jakarta Selatan macet total lantaran banjir yang melanda sekitar perkampungan di kawasan itu.

Isnawa menyebutkan tiga ruas jalan yang tergenang adalah:

Baca juga: Kerap Terendam Banjir, Warga Kali Krukut Minta Pj Heru Budi Hartono Segera Lakukan Normalisasi

1. Jalan Lebak Wangi, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, dengan ketinggian 20 sentimeter.

2. Jalan Kemang Selatan, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, dengan ketinggian 40 sentimeter.

3. Jalan Pancoran Barat 11J, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, dengan ketinggian 60 sentimeter.

Hingga berita ini dilaporkan, Isnawa menginformasikan bahwa tidak ada masyarakat atau korban banjir yang mengungsi.

Kemudian, Isnawa juga membeberkan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

Baca juga: BKN DKI Jakarta Larang Cuti ASN hingga Februari 2023, Waswas Banjir di Musim Hujan

"Kamis juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan," ucap Isnawa.

Selain itu, kolaborasi mereka juga akan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Hal tersebut dilakukan secara gotong royong bersama para lurah dan camat setempat.

Isnawa mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. (m36)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved