Breaking News:

Berita Jakarta

Jika Pengelola Ingkar Janji Tak Bayar Pesangon, Eks Pegawai TMII Ancam Gelar Demo Lebih Besar

Pensiunan TMII mendesak manajemen segera membayarkan uang pesangon 30 karyawan yang pensiun sejak Maret hingga Oktober 2022.

Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews/Gheovano Alfiqi
ILUSTRASI: Pengunjung memasuki Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur beberapa waktu lalu 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--  Puluhan pensiunan karyawan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar aksi unjuk rasa di TMII, Jakarta Timur pada Selasa, 1 November 2022.

Mereka mempertanyakan nasib uang pesangon 30 karyawan yang pensiun sejak Maret hingga Oktober 2022.

Peserta aksi mendesak manajemen TMII yang baru membayarkan uang pesangon tersebut

Ketua pensiunan karyawan TMII, Sutejo mengatakan, mantan karyawan TMII akan terus mengawal dan menuntut hak karyawan yang belum dibayarkan oleh PT. Taman Wisata Candi (TWC) selaku manajemen TMII yang baru.

Tentu, kata dia, mantan karyawan TMII bakal menurunkan jumlah massa lebih besar jika manajemen mengingkari janjinya.

“Kalau sampai manajemen TWC-TMII tidak memenuhi janjinya atau ingkar, teman-teman akan melakukan demo lagi. Dalam orasi pun disampaikan di depan pimpinan manajemen, bahkan mungkin masa akan lebih banyak. Karena sudah terayun-ayun berapa bulan, diulur-ulur terus,” kata Sutejo di TMII.

Baca juga: Pesangon Belum Dibayar, Eks Karyawan TMII Ngadu ke Erick Thohir, Ancam Blokade Pintu Masuk Saat G20

Baca juga: Polemik Belum Dibayarnya Uang Pesangon Puluhan Karyawan TMII, KSPI Siap Bantu Advokasi

Menurut dia, manajemen TMII telah menjanjikan bakal membayar uang pesangon mantan karyawan TMII yang pensiun secara bertahap. Pertama, kata dia, pengelola TMII berjanji pembayaran pesangon dicicil pada 25 November 2022 untuk bulan Maret sampai Juli 2022.

“Itu tahap pertama sebesar 10 persen dan 50 persen lagi pada akhir Desember. Tadi kesepakatan karena dia (pengelola TMII) menyanggupi melalui WA, jadi pembayaran bertahap sesuai perjanjian,” jelas dia.

Spanduk yang dipasang mantan karyawan meminta hak pesangon mereka dibayarkan oleh pengelola baru TMII
Spanduk yang dipasang mantan karyawan meminta hak pesangon mereka dibayarkan oleh pengelola baru TMII (ist)

Namun, Sutejo mengatakan pengelola TMII meminta waktu dalam tiga hari kedepan untuk dibuatkan surat kesepakatan pembayaran bertahap uang pesangon terhadap mantan karyawan TMII tersebut. “Tadi perwakilan manajemen turun bahwa tuntutan sudah dipenuhi dua-tiga hari ini akan dibuatkan surat keputusannya,” ucapnya.

Sementara EVP, Emilia Eny Utari ketika dihubungi tidak berkenan memberikan tanggapan terkait aksi unjuk rasa menyangkut pembayaran uang pesangon oleh mantan pegawai TMII pada Selasa, 1 November 2022.

Diketahui, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan TMII setelah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII pada 31 Maret 2021. Proses pengambilalihan TMII dimulai sejak 1 April 2021.

Yayasan Harapan Kita diberi waktu tiga bulan untuk menyerahkan pengelolaan aset negara tersebut ke tim transisi yang dibentuk Kemensetneg. TMII dikelola oleh Yayasan Harapan Kita berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51 Tahun 1977 selama 44 tahun terakhir.

Usai mengambil alih Taman Mini, Kementerian Sekretariat Negara langsung bekerja sama dengan PT. Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko untuk memanfaatkan objek wisata itu.

Sementara Direktur Keuangan, Manajemen Resiko dan SDM PT. TWC, M. Nur Sodiq menjelaskan pihaknya masih melakukan diskusi dan koordinasi dengan Sekretariat Negara (Setneg) maupun Kementerian Keuangan untuk pembayaran pesangon karyawan TMII. Sebab, TWC mulai kelola TMII itu sejak 1 Juli 2021.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved