Aksi Terorisme
Siti Elina Pernah ke Malaysia, Densus 88 Belum Tahu Maksud dan Tujuannya
Aswin menuturkan, Siti Elina belum direkrut oleh jaringan atau kelompok tertentu.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Densus 88 Antiteror Polri mendalami keterlibatan jaringan luar negeri, dalam aksi nekat Siti Elina berupaya menerobos Istana Presiden sambil membawa senjata, Selasa (25/10/2022).
"Nanti kita telusuri, kalau masalah jaringan belum kita kupas habis, karena analis kita masih bekerja mengungkap semuanya," kata Kabag Danops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar di Polda Metro Jaya, Rabu (26/10/2022).
Kendati belum menemukan keterlibatan jaringan luar negeri, Aswin menuturkan, Siti Elina pernah pergi ke Malaysia, meski belum diketahui maksud dan tujuannya.
Baca juga: Survei IPO: 37,5 Persen Responden Pilih Anies Baswedan di Pilpres 2024
"Belum kita dalami segitu, dia pernah ke Malaysia, tapi bekerja atau tidak saya tidak tahu ya," ujar Aswin.
Aswin menuturkan, Siti Elina belum direkrut oleh jaringan atau kelompok tertentu. Sebab pada saat melancarkan aksinya di depan Istana, Siti diketahui bergerak sendirian.
"Bukan, dia bergerak yang kemarin masih sendiri. Kita akan coba dalami motifnya keterkaitan dengan orang yang terhubung dengan dia. Tapi kalau masalah dia kelompok atau sendiri, belum ada," jelas Aswin.
Kronologi
Komandan Paspampres Marsda TNI Wahju Hidajat Soedjatmiko menjelaskan insiden seorang perempuan kedapatan membawa senjata di depan Istana Kepresidenan Jakarta, Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (25/10/2022) pagi.
Ia mengatakan, perempuan tersebut ditangkap anggotanya dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
“Sudah diserahkan,” katanya.
Wahju mengatakan, perempuan tersebut kedapatan membawa senjata api jenis FN, sekitar pukul 07.00 WIB.
Ia meluruskan, perempuan tersebut tidak ditangkap karena berupaya menerobos ke Istana Kepresidenan. Perempuan tersebut ditangkap Paspampres karena tingkah lakunya yang mencurigakan.
Perempuan tersebut berdiri di dekat pos utama Paspampres di depan Istana Merdeka, berada dekat lampu lalu lintas.
Baca juga: PDIP Tegur Ganjar Pranowo Secara Lisan, Pernyataannya Siap Ditugaskan Dianggap Timbulkan Multitafsir
“Jadi perempuan tersebut tidak menerobos Istana. Tapi justru berawal dari kewaspadaan anggota kami (Paspampres) yang langsung menghampiri perempuan tersebut."
"Dan perempuan tersebut langsung mengacungkan senjata ke arah anggota (Paspampres),” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wanita-todong-pistol-ke-paspampres1.jpg)