Berita Nasional

Usai Mendapat Sanksi dari DPP PDIP, Ganjar Pranowo Tetap Nyatakan Siap Dicalonkan Jadi Presiden

Hasto menegaskan bahwa fungsi penegakan disiplin berlaku bagi seluruh anggota dan kader partai tanpa terkecuali.

Editor: Feryanto Hadi
ISTIMEWA
DPP PDIP menegur Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara lisan, atas pernyataannya menyatakan siap jika ditugaskan untuk bangsa dan negara. 

Pada kesempatan sama,  Ganjar Pranowo mengungkapkan dirinya tetap siap ketika diusung oleh PDIP untuk menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Ganjar mengatakan jika memang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengusung dirinya menjadi capres 2024 maka keputusan itu harus dijalankan oleh dirinya maupun kader lainnya.

"Saya orang diklat. Semua kader mesti siap, apapun. Tapi keputusan ada di Ketua Umum (PDIP) dan itu adalah keputusan kongres dan semua kader harus ikut," katanya 

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan dirinya selaku Gubernur Jawa Tengah akan berfokus untuk membereskan masalah-masalah di daerahnya seperti stunting dan bencana alam sesuai dengan perintah dari Megawati.

Sehingga, menurutnya, saat dirinya menyatakan siap menjadi capres dan mendapat peringatan dari PDIP maka hal tersebut merupakan bagian dari pendisiplinan kader.

"Kami mendapatkan peringatan dan saya sebagai kader harus terima (untuk diperingatkan -red)," jelasnya.

Pernyataan Ganjar sebelumnya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap menjadi calon presiden (capres) 2024.

Ganjar mengatakan, demi kepentingan bangsa dan negara, dirinya menyatakan siap menjadi capres.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam wawancara dengan televisi swasta, Selasa (18/10/2022) malam.

Ganjar mengawali pernyataannya dengan menjelaskan posisi dirinya di dalam dunia politik. Apalagi, dirinya merupakan kader PDIP.

Dalam konteks pencapresan, Ganjar melihat ada dua realitas.

“Saya itu anggota partai, tentu saya melihat ada dua realitas."

Baca juga: Bharada Eliezer Tulis Surat Permintaan Maaf kepada Keluarga Brigadir Yosua Setelah Ibadah Minggu

"Pertama, saya anggota partai, dan ada proses politik di dalam partai yang harus kita hormati."

"Kedua, ada realitas sosial, realitas survei yang memang itu ada,” tutur Ganjar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved