Senin, 8 Juni 2026

Rugi Harga Diri, Zulfan Lindan Minta NasDem Minta Maaf dan Klarifikasi Surat Penonaktifan Dirinya

Menurutnya, persolan ini akan panjang. Maka dari itu, ia meminta kejelasan atas kekeliruan tersebut.

Tayang:
nasdem.id
Zulfan Lindan berharap Partai NasDem mengeluarkan surat klarifikasi penonaktifan dirinya dari kepengurusan partai. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Zulfan Lindan berharap Partai NasDem mengeluarkan surat klarifikasi penonaktifan dirinya dari kepengurusan partai.

Atas keluarnya surat penonaktifan dirinya yang menurutnya salah alamat, Zulfan Lindan berniat mengirimkan surat kepada NasDem untuk membuat klarifikasi.

"Terus terang saja saya mungkin akan mengirim surat ke Surya Paloh, meminta tolong bikin surat juga minta maaf atas beredarnya surat itu di kalangan publik."

"Kekeliruan itu tolong ketua umum dan sekjen atau DPP jelaskan," kata Zulfan Lindan dalam diskusi daring, Kamis (20/10/2022) malam.

Menurutnya, persolan ini akan panjang. Maka dari itu, ia meminta kejelasan atas kekeliruan tersebut.

"Saya kira ini akan panjang. Permohonan saya kejelasan bahwa ini kekeliruan."

Baca juga: Zulhas: Jokowi Masih Bertugas Dua Tahun Lagi, Sudah Ada Deklarasi Capres, Bikin Gesekan

"Saya bukan pengurus sudah mengundurkan diri, kenapa di surat itu dinonaktifkan?" sambungnya.

Menurutnya akibat persoalan ini, ia dianggap menipu publik. Kata Zulfan, jika surat penonaktifan dirinya publik tidak tahu, maka tak jadi masalah.

"Ini kan saya dianggap menipu publik. Kalau tidak disebarkan keluar tidak ada masalah," ucapnya.

Baca juga: Pasien Gangguan Ginjal Akut Sudah Tidak Bisa Buang Air Kecil Saat Dibawa ke RSCM, 63 Persen Wafat

Anggota DPR Fraksi Partai NasDem periode 2014-2019 itu menuturkan, ia sudah mengundurkan dari kepengurusan DPP NasDem pada 20 April 2020, karena diangkat menjadi Wakil Komisaris Utama Jasa Marga.

Keluarnya surat penonaktifan Zulfan Lindan terjadi pada Kamis (13/10/2022) lalu, buntut dari ucapannya mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan antitesis atau pertentangan dari Presiden Joko Widodo.

Menurut Zulfan Lindan, banyak orang yang keliru memahami perkataannya itu.

"Pada akhirnya ada pemahaman yang keliru dari pernyataan saya itu. Menurut saya tidak ada rugi apa-apa sih, tapi yang rugi harga diri aja," bebernya. (Rahmat W Nugraha)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved