Anies Baswedan
Bicara di Depan Najwa Shihab, Anies Baswedan Khawatir Gen Z Malas Ikut Pesta Demokrasi 2024
Anies Baswedan mengungkapkan dampak dari generasi yang tidak terlibat dalam kontestasi pemilu bak lingkaran setan.
Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Feryanto Hadi
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Indri Fahra Febrina
WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara ihwal pesta demokrasi 2024 mendatang.
Ia khawatir generasi Z dengan status sosial ekonomi menengah ke bawah tidak terlibat dalam pesta demokrasi.
Gen Z atau generasi Z merupakan generasi yang lahir pada rentang tahun 1996 hingga 2012.
Gen Z merupakan generasi yang lahir usai era generasi milenial, gen Z adalah peralihan dari generasi millennial dengan teknologi-teknologi yang makin berkembang.
Pernyataan tersebut disampaikan Anies dalam acara Indonesia Millenial And Gen-Z Summit 2022 di The Tribrata Jakarta, Jakarta Selatan.
Acara itu dipandu oleh Najwa Shihab
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum menetapkan 14 Februari 2024 sebagai pemilihan umum serentak di Indonesia.
Baca juga: Anies Baswedan Sebut Polarisasi Masyarakat dalam Pemilu Adalah Hal Wajar & Tak Perlu Dipermasalahkan
"Yang saya khawatirkan adalah kejadian di beberapa negara yang status sosial ekonominya itu tengah ke bawah, tingkat engagement-nya (keterlibatan) rendah," kata Anies di lokasi pada Jumat (30/9/2022).
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengungkapkan dampak dari generasi yang tidak terlibat dalam kontestasi pemilu bak lingkaran setan.
Ia berujar, isu seputar kelompok tersebut tidak akan dibahas di ranah politik.
"Isu-isu yang menyangkut aspirasi mereka tidak dibahas dan tidak diproses dalam proses politik sehingga tidak diperhatikan. Karena tidak diperhatikan, makin berjarak lagi dengan proses politik," imbuhnya.
Baca juga: Anies Baswedan Sebut Polarisasi Masyarakat dalam Pemilu Adalah Hal Wajar & Tak Perlu Dipermasalahkan
Politikus non partai politik itu pun berharap generasi Z dengan status sosial ekonomi menengah ke bawah tertarik mengikuti pemilu.
Menurut Anies, keterlibatan generasi tersebut dalam pemilu sebagai pertanda positif.
"Bila hari ini mereka terlibat maka Insya Allah kedepannya mereka akan terlibat. Bila hari ini mereka tidak terlibat, kemungkinan mereka akan makin tidak terlibat di usia lebih lanjut," tandasnya.