Jumat, 1 Mei 2026

Partai Politik

Isu Ridwan Kamil Bergabung, Elite Partai Golkar Buka Pintu

Apalagi, kata Ace, Ridwan Kamil merupakan sosok yang selama ini dikenal populer di masyarakat.

Tayang:
ISTIMEWA
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama jajaran pimpinan Partai Golkar Jawa Barat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya membuka pintu bagi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, jika ingin bergabung dengan partainya.

"Pada prinsipnya Partai Golkar sangat terbuka dengan siapapun yang ingin bergabung dengan Partai Golkar," kata Ace saat dihubungi, Kamis (29/9/2022).

Apalagi, kata Ace, Ridwan Kamil merupakan sosok yang selama ini dikenal populer di masyarakat.

"Pak Ridwan Kamil dikenal sebagai Gubernur Jawa Barat, dan selama ini dikenal populer di masyarakat," ungkapnya.

Ace mengaku beberapa kali bertemu Ridwan Kamil yang dianggapnya sebagai sosok yang terbuka.

"Saya sendiri beberapa kali bertemu dan berdiskusi dengan Kang Emil. Beliau orangnya terbuka," ujarnya.

Baca juga: Johanis Tanak Gantikan Lili Pintauli, Firli Bahuri: Mari Kita Bersihkan Negeri Ini dari Korupsi

Saat bertemu Ridwan Kamil, Ace menuturkan dirinya kerap membahas politik dan pembangunan di Jawa Barat.

"Tentu yang dibahasnya berbagai hal termasuk politik dan pembangunan di Jawa Barat," imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono juga merespons isu Ridwan Kamil bergabung dengan partainya.

Baca juga: Sekjen: Sebagian Besar Pamdal Titipan Anggota DPR, Dulu Kerjanya Cuma Pegang HP dan Merokok

Namun, saat dikonfirmasi soal apakah Ridwan Kamil bakal bergabung, Dave hanya minta semua pihak agar bersabar.

"Sabar ya," kata Dave kepada Tribunnews, Kamis.

Dave pun mengirim sebuah foto yang memperlihatkan Ridwan Kamil sedang duduk bersama jajaran pimpinan Partai Golkar Jawa Barat.

"Itu jajaran pimpinan Golkar Jawa Barat," tulis Dave pada keterangan foto itu.

Pilih yang Paling Pancasilais

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berniat masuk partai politik pada 2022.

Keputusan ini sekaligus akan menguatkan rencananya maju dalam Pilpres 2024.

Ridwan Kamil mengatakan hal ini, saat tampil di acara Future Leader yang digelar Fisipol Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: KPU dan Pemerintah Tak Kunjung Sepakat, Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Bakal Dilanjut Tahun Depan

Saat itu, dia menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan mencalonkan diri dalam Pilpres 2024.

Menurutnya, pilihan politiknya ke depan berlandaskan realita dan dua pilihan.

Pintu pertama adalah melanjutkan periode kedua sebagai Gubernur Jabar.

Baca juga: Siap-siap! Varian Omicron Sudah Sampai di Singapura

"Kalau saya pilih kiri, 2024 saya ikut Pilgub lagi."

"Atau pintu kedua, kepemimpinan nasional. Karena kan Pak Jokowi selesai dalam dua periode,” katanya.

Menurutnya, ia akan selalu mendapatkan pertanyaan terkait Pilpres 2024, karena publik bertanya siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan usai Jokowi.

Baca juga: Calon Anggota KPU-Bawaslu Periode 2022-2027 Sisa 48 Orang, 16 di Antaranya Perempuan

Maju dalam kontelasi nasional menurutnya membutuhkan tiga modal besar, yakni elektabilitas dan popularitas, logistik, dan partai, yang dalam sistem demokrasi menjadi kendaraan untuk maju.

“Dua modal itu saya belum punya. Duit tidak ada, partai juga belum."

"Yang saya miliki sekarang elektabilitas dan kesukaan,” bebernya.

Baca juga: Legislator PDIP: Solusi Damai untuk Papua, Status KKB Organisasi Teroris Harus Dicabut

Karena belum memiliki modal logistik dan berpartai, pria yang akrab disapa Kang Emil ini tengah meningkatkan kinerja.

Jika upaya ini direspons partai politik dengan meminangnya untuk maju, Ridwan Kamil memastikan pihaknya tidak akan menolak.

"Tapi politik tahu diri itu, saya harus tahu diri, anda itu siapa?"

Baca juga: Berlaku Mulai Hari Ini, Karantina Pelaku Perjalanan dari Luar Negeri Ditambah Jadi 10 Hari

"Diusung partai belum pasti, kalau enggak, saya tahu diri."

"Kalau tidak ada partai, saya akan melanjutkan menjadi gubernur."

"Tapi kalau ada partai butuh tokoh elektabilitas yang lumayan, saya dihitung, saya bismillah,” bebernya.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 3 Desember 2021: Dosis Pertama 141.503.092, Suntikan Kedua 98.046.834

Dibanding menunggu dipinang, Ridwan Kamil akhirnya memutuskan dirinya akan masuk partai politik pada tahun depan.

“Sudah saya putuskan, tahun depan saya akan masuk parpol."

"Warnanya yang mana, taplak ini, warna baju satpam, hijab merah, saya belum tahu."

Baca juga: DAFTAR 48 Calon Anggota KPU-Bawaslu Periode 2022-2027, Mayoritas Petahana Lulus Seleksi Tahap Tiga

"Yang pasti, yang paling Pancasilais, karena Pancasila itu nomor satu."

"Tidak boleh terlalu kiri, kanan, politik jalan tengah lah yang saya pilih,” akunya.

Menurutnya, posisi politik di tengah saat ini dibutuhkan untuk merangkul yang di kiri dan kanan.

Di luar itu, Ridwan Kamil juga sudah mempelajari dua pilkada yang dia ikuti, untuk bisa memenangkan sebuah kontestasi. (Fersianus Waku)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved