Demo Buruh

Ratusan Buruh PT Brinks Demo di Depan Metropolitan Tower Lebak Bulus, tak Terima Dipecat Sepihak

Ratusan buruh PT Brinks menggelar demo di depan Metropolitan Tower Lebak Bulus, mereka marah karena di-PHK sepihak.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Buruh dari KSPI, FSPMI dan beberapa serikat lainnya menggelar unjuk rasa di kantor perusahaan asing di Metropolitan Tower, Keluraham Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2022). Mereka protes karena dipecat epihak. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah buruh dari KSPI, FSPMI dan beberapa serikat lainnya menggelar unjuk rasa di kantor perusahaan asing di Metropolitan Tower, Keluraham Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2022).

Ratusan buruh itu memakan jalan, sehingga membuat kemacetan di sepanjang Jalan RA Kartini TB Simatupang.

Para pengendara harus menempuh kecepatan di bawah 20 kilometer perjam selama buruh berunjuk rasa.

Kapolsek Cilandak, Kompol Multazam turun gunung untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sana.

Multazam menjelaskan, masa berunjuk rasa karena sejumlah buruh yang bekerja di PHK secara sepihak oleh PT Brinks.

"Tugas kami di sini memberikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas supaya tak menganggu masyarakat lain," ujarnya.

Baca juga: Aksi Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Kabupaten Bekasi Berlanjut, Buruh Demo di Area Pabrik

Polisi berpangkat melati satu itu melanjutkan, aparat kepolisian yang dikerahkan dari Polres, Polsek dan Polda Metro Jaya.

Menurutnya, ada sekitar 60 personel yang dikerahkan ke lokasi unjuk rasa demi mengamankan 100 orang pendemo.

Tujuannya menghindari hal-hal yang tak diinginkan dan aparat gabungan memberikan pengamanan secara humanis.

Baca juga: Buruh Demo di Patung Kuda Monas, Jalan Medan Merdeka Barat Dialihkan, Polisi Pasang Pagar Berkawat

"Pukul 11.30 WIB mereka akan bergeser ke kantor managemen PT Brinks di Ciputat Raya, karena di sini pegawainya semua WFH," ucap Multazam.

Ia pun akan menjamin keamanan para pengendara dan pekerja lain yang ada di Metropilitan Tower.

Pihaknya pun tidak akan melarang penyampaian pendapat di muka umun karena sudah diatur dalam undang-undang.

"Sehingga di era demokrasi ini unjuk rasa dijamin undang-undang dan tugas kami memberikan pengamanan," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved