Lari Marathon
Dua Pelari Indonesia Ikutan Event Dunia New York Marathon 2022
New York Marathon memang masuk kalender sekaligus menjadi penutup dari enam seri World Marathon Majors (WMM).
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dua pelari Indonesia akan mengikuti salah satu event maraton terbesar di dunia, yakni New York Marathon 2022.
Kedua pelari tersebut adalah Marrisa Widiyanti dan Dieyan Bernard, yang akan ambil bagian mewakili Indonesia pada ajang yang digelar 6 November 2022 mendatang.
New York Marathon memang masuk kalender sekaligus menjadi penutup dari enam seri World Marathon Majors (WMM).
Di mana tiap tahunnya, WMM menggelar ajang maraton di Tokyo, Boston, London, Berlin, Chicago, dan terakhir New York sebagai penutup.
Persiapan pun telah dilakukan pasangan suami-istri ini sebelum ikutan menjadi peserta New York Marathon 2022 bersama 50 ribu pelari lainnya.
Pasalnya ajang lari maraton di seri WMM ini tidak main-main. Para pelari ditantang menaklukkan jarak sejauh 42,195 kilometer.
"Persiapan kami sudah 75 persen. Kita tinggal lima minggu lagi. Jadi masih ada dua long run lagi yang harus dilakukan," tutur Dieyan saat jumpa pers di Komplek GBK Senayan, Jakarta, Minggu (25/9/2022).
"Logistik di sana semua juga sudah beres seperti hotel dan pesawat. Jadi tinggal dilakukan persiapan latihan. Persiapan kami sudah 18 sebelum 6 November 2022," lanjutnya.
Diakui keduanya, event New York Marathon ini menjadi ajang maraton dunia ketiga yang bakal diikuti.
Sebelumnya, Marrisa dan Dieyan sempat menjajal kekuatannya di ajang Berlin Marathon dan Chicago Marathon, namun tak pernah finis bersamaan.
Untuk itu, keduanya berharap pada kesempatan kali ini di New York Marathon 2022, mereka bisa melalui garis finis berbarengan.
"Yang penting finisnya happy, tidak kena cedera. Masih bisa jalan-jalan di sana. Kami ingin bisa finis bareng di New York nanti karena biasanya tidak pernah finis bareng," kata Marrisa.
Kedua pelari ini pun rencananya akan bertolak ke New York lebih awal, sekitar sepekan sebelum perlombaan.
Hal itu dimaksudkan untuk mengatasi masalah perbedaan waktu (jetlag), dan juga untuk beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca.
"Ini pertama kalinya kita ikutan New York City Marathon. Kita juga belum tahu medannya seperti apa. Kita cuma tahun ada 5 jembatan yg harus kita lalui setelah melihat rekaman di YouTube. Makanya kita latihannya di Semanggi," ujar Dieyan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pelari-Indonesia-ikutan-New-York-Marathon-2022.jpg)