Berita Nasional

Temui Kepala Badan Otorita, Menteri Suharso Monoarfa Terus Berkoordinasi Percepat Pembangunan IKN

Suharso Monoarfa menjelaskan mengenai rencana pemerintah menyiapkan insentif fiskal, termasuk pajak dan kepabeanan, bagi kegiatan usaha di IKN

Editor: Feryanto Hadi
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Suharso Monoarfa seusai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Kini, Suharso berkomitmen untuk melakukan percepatan pembangunan IKN 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--  Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) terus dipercepat pelaksanaannya.

Hal ini terlihat dari kegiatan yang digelar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dengan Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Wakil Kepala IKN Donny Rahajoe dan Ahli Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra pada Jumat (16/9/2022) lalu.

Kegiatan tersebut juga dipublikasikan oleh Suharso Monoarfa melalui akun media sosial pribadinya di Instagram.

Suharso Monoarfa juga menjelaskan mengenai rencana pemerintah menyiapkan insentif fiskal, termasuk pajak dan kepabeanan, bagi kegiatan usaha di Ibu Kota Negara (IKN).

Suharso menungkapkan saat ini pemerintah tengah membahas sejumlah aturan mengenai IKN, salah satuya adalah ringkasan substansi pengaturan Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) terkait pemberian perizinan usaha, kemudahan usaha, dan fasilitas khusus pembiayaan di Ibu Kota Nusantara.

Baca juga: Pemenang Sayembara Arsitektur Istana Wapres di IKN, Beberkan Rancangannya di Seminar Online Ini

Baca juga: Demokrat Dukung Pembangunan IKN tapi Minta Ditunda karena Keuangan Negara Lagi Sangat Berat

"Dalam RPP kemudahan berusaha, disebutkan pula bahwa pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha di IKN diberikan fasilitas penanaman modal berupa pajak penghasilan badan bagi wajib pajak badan dalam negeri, pajak pertambahan nilai dan atau pajak penjualan atas barang mewah, kepabeanan dan atau cukai," tulis Suharso dalam Instagram resminya @suharsomonoarfa, dikutip Rabu (21/9/2022).

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik dan Dekan FEB Universitas Prof Dr Moestopo Dr. Usmar menyatakan bahwa saat ini percepatan pembangunan IKN sangatlah penting.

Sebab, bahwasannya ada 6 dasar yang menjadi pertimbangan dalam pergerakan manusia, yaitu, destination (tujuan), distance (jarak), design (rancangan), density (kepadatan), diversity (keberagaman), demand management (mengelola kebutuhan).

Baca juga: Jokowi Minta Semua Proyek Strategis Nasional Rampung Sebelum 2024 dan IKN Ditetapkan Jadi PSN

"Jadi idealnya alasan utama pembangunan IKN, adalah dalam upaya mengatur keseimbangan dan keadilan pembangunan serta meningkatkan kekuatan geopolitik nasional dalam perspektif geopolitik global," ujar Dr Usmar di Jakarta, Rabu (21/2022).

Usmar menegaskan, percepatan pembangunan IKN harus dipahami dalam perspektif, sebagai mewujudkan etalase utama dari bangsa dan negara yang hebat, kuat dan bermartabat.

Oleh karena itu percepatan pembangunan IKN harus didukung suprastruktur dan infrastruktur yang mumpuni untuk mampu merespon perkembangan dan kemajuan teknologi, peradaban dan perubahan zaman.

Usmar mengapresiasi daya dan upaya yang dilakukan Kementerian PPN/Bappenas pimpinan Suharso Monoarfa demi mewujudkan IKN sebagai pintu gerbang Indonesia yang maju dan makmur yang dicita-citakan banyak pihak.

"IKN ini sebagai pintu gerbang Indonesia yang maju dan makmur untuk kesejahteraan semua," tandasnya

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved