Rehabilitasi Korban Banjir Bandang Sentani, Kemensos Berikan Bantuan Bagi 378 Keluarga

Dampak banjir bandang ini mengakibatkan 350 rumah rusak berat, 211 rumah terendam, 3 jembatan rusak berat, dan 8 drainase juga rusak.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau pembangunan fasilitas di permukiman warga korban banjir bandang di Kampung Doyo, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. 

WARTAKOTALIVE.COM — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan rehabilitasi bagi para korban banjir bandang Sentani, Jayapura, termasuk merelokasi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Hunian tersebut akan dilengkapi Community Center, fasilitas usaha pertanian, dan peternakan guna memastikan keberlanjutan hidup di lokasi baru ini.

Adapun 76 unit rumah dengan tipe 36 berada di atas lahan seluas 13.170 meter persegi.

Rumah ini terdiri dari satu teras, dua ruangan untuk tempat tidur, satu ruangan tamu, satu kamar mandi dan fasilitas dapur. 

Para korban juga mendapatkan lahan untuk pertanian seluas 1,5 hektar.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Indonesia 2 September 2022: 17 Pasien Meninggal, 4.451 Orang Sembuh, 3.616 Positif

Baca juga: Berkat Laporan Warga, Polda Metro Jaya Berhasil Menangkap 16 Orang Pengoplos Tabung Gas 12 Kilogram

Terdapat juga fasilitas kandang ayam dengan kapasitas 2.500 ekor ayam petelur, kandang untuk beternak babi untuk 100 ekor indukan, sembilan kolam budidaya lele yang dilengkapi pompa dan saluran air untuk sirkulasi kolam, saluran drainase di tiap kandang serta pembuatan tempat untuk menyediakan pakan ternak.

”Pemerintah juga menyiapkan lahan untuk bercocok tanam dan beternak ayam, babi dan budidaya lele di sekitar permukiman yang dihuni para penerima bantuan. Tujuannya agar upaya pemberdayaan masyarakat benar-benar tepat sasaran dan akhirnya tercapai kesejahteraan di tengah masyarakat,” jelas Presiden Joko Widodo.

Usai Penyerahan perdana atau tahap I bantalan sosial pemerintah berupa bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Pos Cabang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua (31/8/2022), Presiden Joko Widodo, bertolak ke beberapa lokasi di Kabupaten Papua.

Salah satu agenda kerja presiden adalah menghadiri penyerahan kunci rumah untuk warga di Kampung Doyo, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.

Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, secara langsung meninjau beberapa unit rumah.

Baca juga: Tujuh Orang Jadi Tersangka Obstruction of Justice Termasuk Ferdy Sambo, Total 97 Polisi Diperiksa

Baca juga: Sukses Digelar Selama Tiga Hari, Total Pengunjung Art Jakarta 2022 Capai Lebih dari 32.000 Orang

Tiga tahun lalu, tepatnya 16 Maret tahun 2019, sebanyak 105 orang meninggal dan sekira 4.000 orang mengungsi saat banjir bandang menerjang Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Dampak banjir bandang ini mengakibatkan 350 rumah rusak berat, 211 rumah terendam, 3 jembatan rusak berat, dan 8 drainase juga rusak.

Selama tiga tahun, warga korban bencana banjir bandang masih tinggal di tenda pengungsian yang kondisinya tidak memenuhi standar kesehatan.

Di tempat dan waktu yang sama, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, pembangunan fasilitas di permukiman warga korban banjir bandang di daerah Doyo belumlah tuntas.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved