Komunitas Sepeda

Komunitas Gowes Pandega, Kumpulan Emak-emak yang Peduli Kesehatan dan Arisan

Sejak pandemi virus corona, minat masyarakat menjaga kesehatan meningkat drastis. Tak hanya beli vitamin, tapi juga gowes bareng.

warta kota/yolanda putri dewanti
Komunitas Gowes Pandega, kumpulan emak-emak yang peduli kesehatan. Mereka ngerumpi, arisan hingga bakti sosial. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Membentuk komunitas tidak hanya karena kesamaan hobi semata. Lebih dari itu, komunitas bisa menjadi keluarga kedua bagi para anggotanya.

Setidaknya semangat itulah yang dibangun para anggota dari Komunitas Gowes Pandega.

Beranggotakan 20 lebih emak-emak, komunitas ini kompak dan rutin menjaga kesehatan dengan sepeda andalan mereka.

Setiap Minggu akhir pekan, mereka bersiap untuk berkumpul di salah satu titik yang berlokasi di kawasan Rawalumbu Jembatan 3.

Ivana Indriany, salah satu anggota komunitas tersebut mengatakan awal mulanya terbentuk komunitas ini tahun 2019.

"Nama Pandega berawal dari nama jalan di perumahan kami di Rawalumbu Jembatan 3. Terbentuknya itu tahun 2019 pas lg pandemi Covid-19, dikarenakan untuk menjaga kesehatan kami semua, yang sebelumnya hanya berkumpul untuk arisan saja,” ucapnya, Senin (22/8/2022).

“Karena kami sadar akan kesehatan, akhirnya sekarang terbentuk komunitas ini, makanya sudah seperti keluarga sendiri," imbuh Ivana.

Baca juga: Komunitas Sepeda Jadul ODOB Gelar Syukuran Ulang Tahun Ke-13 di Jembatan Kota Intan

Tak dipungkiri, selain bertujuan menjaga kesehatan di usia senja. Mereka kerap memburu kuliner di setiap lokasi yang disambangi. Seperti ke Grand Wisata, Kemang Pratama, Saung Keramba Preto, dan berbagai tempat lainnya.

"Kuliner pasti. Makan itu kan enak. Tapi kita jaga makanannya apa, minum air putih juga harus banyak," imbuhnya.

Tidak hanya melakukan kegiatan bersepeda saja, Ivana melanjutkan kegiatan komunitas ini juga beragam mulai dari arisan, majelis taklim, piknik, dan juga bakti sosial.

Baca juga: POLISI Buru Komunitas Sepeda yang Melintas di Jalan Sudirman Jakarta Saat Ada Pelarangan

"Sementara yang ikut gowes hari ini kurang lebih enam orang, karena yang lain ada yang berhalangan dan juga sakit. Kami sudah bersiap mulai pukul 05.30 WIB. Selain gowes, kami juga mengadakan bakti sosial seperti Jumat berkah dengan membagikan makanan ke masjid-masjid terdekat di kawasan tempat kami tinggal," jelas dia.

"Saat ini, anggota dalam komunitas kami yang paling tertua berusia 55 tahun dan ada yang sudah memiliki cucu," imbuhnya.

Ke depan, perempuan yang mengenakan hijab hitam ini berharap semakin banyak lagi anggota yang bergabung dan pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Semoga semua bidang pulih lagi, terutama perekonomian, dan semoga semakin sehat," tutup dia.

Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved