Lifestyle

5 Tips untuk Mengurangi Obesitas Visceral

Secara umum, obesitas adalah masalah kesehatan utama yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh yang berlebihan.

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: LilisSetyaningsih
Food NDTV
Ilustrasi pria mengalami obesitas. Obesitas menyimpan penyakit kronis yang bisa mematikan seperti jantung dan diabetes. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Terutama pria, semakin bertambah usia, perut semakin membuncit. Perut buncit  menunjukan adanya penumpukan jaringan lemak tubuh.

Hal ini ternyata membahayakan kesehatan. 

Segera cek bila pria lebar pinggang lebih dari 94 sentimeter dan pada wanita lebih dari 88 sentimeter harus segera atur makanan dan olahraga agar lingkar pinggang kembali normal. 

Secara umum, obesitas adalah masalah kesehatan utama yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh yang berlebihan.

Anggota Dewan Penasihat Nutrisi Herbalife Nutrition Dr. Rimbawan mengatakan setiap kali keseimbangan energi positif  yakni mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dikeluarkan, hal itu akan mengumpulkan sebagai lemak yang juga dikenal sebagai "jaringan adiposa".

"Dimungkinkan untuk mengakumulasi jaringan adiposa di wilayah tubuh mana pun, tetapi justru lemak visceral, disimpan di daerah pinggang, yang merupakan yang paling berbahaya bagi kesehatan," ujar Dr. Rimbawan saat kegiatan penimbangan akhir Program Healty Active Lifestyle (HAL) Challenge 2022 belum lama ini.

Ia menjelaskan, lemak visceral dikenal juga sebagai lemak yang tersembunyi di dalam tubuh.

Baca juga: 7 Gejala yang Dialami Rini S Bon Bon Saat Terkena Penyakit Diabetes dan Faktor Pencetusnya

Lemak visceral yang terletak di dekat hati, pankreas, ginjal dan usus akan bertindak sebagai semacam benda asing.

Hal ini ditafsirkan oleh sistem kekebalan tubuh sebagai sesuatu yang seharusnya tidak ada di sana.

Dan ini adalah penyebab paling umum dari diabetes tipe 2, perubahan lemak darah dan hipertensi.

Rimbawan mengatakan semua patologi ini dulunya disebut "Sindrom Metabolik," yang bertanggung jawab untuk menurunkan kuantitas dan kualitas hidup.

Selain itu, obesitas visceral juga berkaitan dengan pembentukan batu kandung empedu, hati berlemak, sleep apnea (gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang terhenti sementara), perubahan memori karena usia dan bahkan beberapa kanker.

Kondisi ini juga dapat muncul karena alasan lain, sehingga mengatasi obesitas tidak serta merta mengurangi atau menghilangkan risiko kesehatan.

Baca juga: Tak Sekedar Turunkan Gula Darah, Pengobatan Diabetes Lebih Fokus Penanganan Komplikasi Diabetes

Ada banyak alat untuk mendiagnosis dan mengukur obesitas visceral, termasuk USG, computed tomography, dan banyak lagi.

Pengukuran yang paling mudah diperoleh adalah lingkar pinggang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved