Polisi Tembak Polisi
Tim Khusus Bentukan Kapolri Hari Ini Periksa Petugas Swab PCR dan Sopir Irjen Ferdy Sambo
Ia menuturkan, pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Polri, dan masih berlangsung.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memeriksa petugas swab polymerase chain reaction (PCR) hingga sopir Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyatakan, mereka diperiksa terkait kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Petugas Smart Co Lab yang melakukan PCR dan sopir IJP FS saat hari kejadian," kata Andi Rian kepada wartawan, Senin (1/8/2022).
Baca juga: Agar Efektif dan Efisien, Bareskrim Ambil Alih Kasus Dugaan Pelecehan Istri Ferdy Sambo
Ia menuturkan, pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Polri, dan masih berlangsung.
"Di Bareskrim, sementara berlangsung," ucapnya.
Tim khusus juga melakukan uji balistik di rumah Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2022) hari ini.
Baca juga: Pengalaman 30 Tahun di Bisnis, Redi Nusantara Ingin Bangun Indonesia Lebih Sejahtera Lewat Perindo
Uji balistik itu dipimpin oleh Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, dan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menuturkan, uji balistik kali ini merupakan pendalaman dari hasil uji balistik yang dilakukan oleh Puslabfor Polri. Ada dua senjata yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).
Dua senjata yang ditemukan adalah Glock-17 dan HS. Dari uji balistik ini, timsus mendalami tiga hal di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Brigadir Yosua Pernah Pakai Parfum PC dan Todongkan Pistol ke Foto Ferdy Sambo
"Pengalaman yang dilakukan di TKP pada hari ini yaitu untuk mengetahui yang pertama adalah sudut tembakan, yang kedua jarak tembakan, kemudian yang ketiga adalah sebaran pengenaan," jelas Dedi.
Ia menuturkan, uji balistik itu juga turut melibatkan Labfor Polri, Inafis, Kedokteran Forensik, hingga penyidik. Kasus ini pun masih terus didalami oleh pihak kepolisian.
"Karena timsus bekerja tetap mengedepankan satu ketelitian, kecermatan, juga kehati-hatian."
Baca juga: Brigadir Yosua Disebut Todong Foto dan Pakai Parfum Istri Ferdy Sambo, Kuasa Hukum: Makin Ngawur
"Karena kerja timsus nanti akan disampaikan secara komprehensif dan memiliki konsekuensi yuridis," paparnya.
Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, Brigpol Yosua ditembak mati karena diduga melecehkan dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022).
"Yang jelas gininya, itu benar melakukan pelecehan dan menodongkan senjata dengan pistol ke kepala istri Kadiv Propam, itu benar," ujar Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rumah-Ferdy-Sambo24.jpg)