Gangster Serang Buruh Pabrik

Gangster yang Serang Buruh Pabrik Lotus Akhirnya Ditangkap, Satu Anak di Bawah Umur Menjadi Buronan

Polres Metro Tangerang Kota berhasil meringkus 9 anggota gangster yang beraksi dengan menyerang buruh dari perusahaan PT Lotus di Kota Tangerang.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Sigit Nugroho
TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
Konfrensi pers penangkapan gangster yang serang buruh pabrik Lotus, Batu Ceper, Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, BATU CEPER - Polres Metro Tangerang Kota berhasil meringkus 9 anggota gangster yang beraksi dengan menyerang buruh dari perusahaan PT Lotus yang berada di kawasan Batu Jaya, Batu Ceper, Kota Tangerang, Sabtu (23/7/2022).

Para gangster yang menyerang seorang buruh dengan senjata tajam tersebut diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polrestro Tangerang Kota dan Unit Reskrim Polsek Batu Ceper.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, mengatakan bahwa 8 dari 9 pelaku yang berhasil diamankan merupakan anak di bawah umur, sedangkan 1 pelaku lainnya merupakan orang dewasa.

"Pelaku yang merupakan orang dewasa AAF (19), sementara 8 lainnya anak di bawah umur, yaitu MRA (15), RIM (15), GDA (15), A (14), RS (16), RDA (15), DR (15)," kata Zain saat konfrensi pers di Mapolsek Batu Ceper, Senin (1/8/2022).

Zain menjelaskan, kejadian penyerangan sadis gangster tersebut bermula saat 2 orang buruh PT Lotus sedang istirahat dan tengah makan di warung yang berada di samping perusahaan, pada Sabtu sekitar pukul 03.20 WIB.

Baca juga: Tak Ada Musuh, Gangster Serang Buruh Pabrik di Batu Ceper dengan Celurit dan Golok Raksasa

Baca juga: VIDEO Gangster Batuceper Makin Sadis, Dua Buruh Pabrik Dibacok Tanpa Ampun

Baca juga: Saksi Mata Kisahkan Bengisnya Aksi Gangster yang Serang Empat Buruh Pabrik di Tangerang

Saat sedang makan di depan gerbang pabrik, 10 anggota gangster  yang membawa sajam datang dari arah Kantor Kelurahan Batu Sari menuju Jalan Daan Mogot, Tangerang.

Kemudian, para gangster langsung memepetkan kendaraan mereka dan meminta telepon seluler salah seorang buruh.

Mengetahui hal itu, para buruh langsung berusaha melarikan diri dengan terbagi dua, yakni ke masuk dalam warung makan dan berlari menuju gerbang pabrik.

Salah seorang buruh yang hendak lari ke dalam pabrik pun terkena sabetan senjata tajam di bagian punggung.

Selain itu, korban pun dilakukan aksi kekerasan dengan cara ditendang oleh beberapa kali, lantaran masih berusaha mempertahankan telepon seluler miliknya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved