Polisi Tembak Polisi
Selain Para Ajudan, Komnas HAM Dipastikan Periksa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Sejauh ini Komnas HAM sudah memeriksa tujuh ajudan Irjen Ferdy Sambo, termasuk Bharada E alias Richard Eliezer.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selain para ajudan Ferdy Sambo, Komnas akan minta keterangan pada sang istri, Putr Candrawathi.
Sejauh ini Komnas HAM sudah memeriksa tujuh ajudan Irjen Ferdy Sambo, termasuk Bharada E alias Richard Eliezer.
Sosok Brigadir E yang selama ini disebut polisi sebagai orang yang menembak Brigadir J pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.
Komnas HAM terus melakukan pendalaman terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo, di Kompleks Perumahan Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan ke depan pihaknya juga akan meminta keterangan orang dekat di sekitar Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.
”Penambahan keterangan dari ADC kemarin belum datang karena ada di luar kota, sama orang sekitaran Pak Sambo sama Ibu Putri di situ kami akan minta," kata Choirul saat ditemui di kantornya, Jumat (30/7).
Selain orang-orang terdekat Sambo, Komnas HAM juga akan memeriksa Sambo dan istrinya.
Baca juga: Keluarga Bantah Isu Brigadir J Sudah Putus dengan Kekasihnya Vera Simanjuntak
Baca juga: Permohonan Perlindungan Bharada E dan Putri Candrawati Bakal Disetop Jika Tak Datang ke LPSK
Anam mengungkapkan pemeriksaan keduanya dijadwalkan jika semua pihak sudah dimintai keterangan.
"Pasti kami akan panggil pak Ferdy Sambo, pasti kami akan meminta keterangan bu Putri. Tapi tahapannya adalah memperkuat dulu sekuen-sekuen ceritanya, konteks waktunya dan sebagainya, baru nanti pasti ke Ferdy Sambo," imbuhnya.
Setelah pemeriksaan Sambo dan istrinya rampung, barulah Komnas HAM beranjak memeriksa lokasi penembakan Brigadir J.
Lokasinya yakni di rumah dinas Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
"Nanti akan ke TKP [Tempat Kejadian Perkara]," ucapnya.
Anam mengatakan pihaknya juga mengagendakan melakukan uji balistik terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Namun, Anam belum bisa memastikan waktu untuk pelaksananannya.
"Kami sudah agendakan, penting untuk uji balistik," kata Anam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Komnas-HAM-pastikan-akan-periksa-Istri-Ferdy-Sambo.jpg)