Alumni Akpol 2017 Gelar Aksi Tanam 5000 Mangrove Bareng Komunitas Mangrove Jakarta
Aksi peduli lingkungan penanaman Mangrove yang digelar Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017 juga dilaksanakakan di beberapa daerah lainnya.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017 Detasemen Hastadharan menggelar aksi tanam pohon mangrove di Pesisir Selatan Balai Benih Ikan Laut, Pulau Tidung Besar, baru-baru ini.
Kegiatan dalam rangka memperingati lima tahun masa bakti tersebut, digelar berkolaborasi dengan Komunitas Mangrove Jakarta dan Pusat Budidaya dan Konservasi Laut, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta.
Ketua Paguyuban Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017, Pinilih Waluyo Jati mengatakan bahwa kegiatan peduli lingkungan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata dan dampak positif terhadap lingkungan melalui kegiatan penanaman dan juga kegiatan penyuluhan tentang manfaat mangrove untuk masyarakat pesisir.
Menurut Pinilih Waluyo Jati yang juga menjadi penggagas kegiatan tersebut, aksi peduli lingkungan ini dibagi menjadi dua yaitu pembersihan sampah plastik di sekitar area penanaman mangrove dan juga penanaman 5000 mangrove jenis Rhiziphora Stylosa.
Kegiatan tersebut berlangsung dan difokuskan di area yang membutuhkan lahan penghijauan di Pulau Tidung Besar.
Baca juga: Citayam Fashion Week Terusik, Ini 3 Taman yang Cocok Jadi Penggantinya, Dekat Transjakarta
Baca juga: Komnas HAM Sedang Menunggu Proses Ekshumasi untuk Mengambil Kesimpulan Luka di Tubuh Brigadir Yosua
Rangkaian acara penanaman diawali dengan pembekalan seputar penjelasan fungsi dan pentingnya penanaman pohon mangrove yang dijelaskan Bayu Pamungkas selaku Co-Founder Mangrove Jakarta juga aktivis lingkungan.
“Alasan kami menanam pohon mangrove, karena mangrove merupakan pohon yang mempunyai banyak manfaat,” ungkap Pinilih Waluyo Jati dalam pernyataan resminya.
Manfaat mangrove dari segi fisik yaitu sebagai benteng atau pemecah ombak serta mencegah terjadinya tsunami
Sementara manfaat segi biologi yaitu ekosistem mangrove sabagai tempat perlindungan dan tumbuh kembang hewan seperti ikan, udah dan banyak lagi.
Sedangkan dari segi ekonomi yaitu bahwa bagian-bagian mangrove bisa dimanfaatkan menjadi sirup, gula, batik dan lain-lain.
Baca juga: Hari Anak Nasional 2022, APSAI Nonton Bareng 300 Pelajar SD Dinamika Indonesia Bantargebang Bekasi
Baca juga: Bocah yang Dirantai Orangtuanya Dipindahkan ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi
“Semoga kegiatan kami bersama teman-teman Alumni AKPOL Angkatan 2017 dapat menyumbang mencegah terjadinya perubahan iklim,” kata Pinilih Waluyo Jati.
Selain di Jakarta, kata dia, aksi peduli lingkungan penanaman Mangrove yang dilaksanakan oleh Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017 juga dilaksanakan serentak di beberapa daerah, yaitu Jambi, Riau, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.
Pelaksanaan ini juga untuk mendukung salah satu program G20 terkait Sherpa Track bidang lingkungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tanam-mangrove-25Juli.jpg)