Berita Tangsel

Kadis Pendidikan Prihatin Mantan Kepsek SMPN 17 Tangsel Jadi Tersangka Penyelewengan Dana PIP

Deden mengatakan, pihaknya menghormati keputusan tersangka yang ditetapkan oleh Kejari Kota Tangsel.

instagram @wargatangsel
Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan mantan Kepala SMPN 17 Kota Tangsel Marhaen Nusantara sebagai tersangka korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020, Senin 11 Juli 2022. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG-Mantan kepala sekolah SMP Negeri 17 Tangerang Selatan, Marhaen Nusantara ditetapkan sebagai tersangka penyelewengan dana program Indonesia pintar senilai Rp 699 juta.

Marhaen pun telah ditahan.

Kepala dinas pendidikan kota Tangsel, Deden Deni pun turut prihatin atas kasus yang menimpa mantan Kepsek tersebut.

"Tentu, pertama kami prihatin dengan kejadian tersebut ya. Bagaimana pun ya, dia mantan kepala sekolah SMPN 17. Sisi lain, ini menjadi pelajaran buat kita semua, kepala sekolah yang lain juga, agar dalam hal memegang amanah harus betul-betul amanah, menjalankan sesuai dengan aturan, lebih hati-hati dalam mengelola kegiatan, apalagi ini bantuan untuk siswa tidak mampu," ujarnya saat ditemui di kantornya, Puspemkot Tangsel, Selasa (12/7/2022).

Baca juga: Sopir Mengantuk, Honda Brio Terguling Setelah Tabrak Mobil Parkir di Graha Raya Tangsel

Pihaknya pun menyerahkan kasus tersebut kepada aparatur kejaksaan.

Deden mengatakan, pihaknya menghormati keputusan tersangka yang ditetapkan oleh Kejari Kota Tangsel.

"Kemarin sudah diputus jadi tersangka, tentu kami menghormati putusan tersebut, dan kami terima. Kami tentu menindaklanjuti dari sisi administrasi kepegawaiannya, sesuai dengan konsekuensi dia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan tentu tidak bisa melaksanakan aktivitas," katanya.

Lanjutnya, usai ditetapkan sebagai tersangka, proses penonatifan Marhaen sebagai PNS serta kepala sekolah pun akan dilakukan oleh BKSDM. 

pernyataan Kejari Tangsel

Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan mantan Kepala SMPN 17 Kota Tangsel, Marhaen Nusantara sebagai tersangka korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020, Senin (11/7/20220).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangsel Aliansyah, mengatakan dengan penetapan tersangka itu pihaknya langsung melakukan penahanan terhadap Marhaen selama 20 hari ke depan.

Penahanan dilakukan di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang sebagai tahanan titipan Kejari Tangsel.

"Perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp699 juta. Karenanya hari ini 11 Juli 2022, telah dilakukan penetapan tersangka terhadap Marhaen Nusantara," ujar Aliansyah.

Aliansyah menjelaskan tersangka melakukan perbuatan yang bertentangan dengan Permendikbud Nomor 10 Tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar junto lampiran Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 8 Tahun 2020, tentang petunjuk Program Indonesia Pintar (PIP).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved