Aksi Penipuan

Namanya Dicatut untuk Aksi Penipuan, Pejabat Kejari Tangsel Langsung Menelusuri Identitas Pelaku

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tangsel, Ryan Anugerah, menjadi sasaran aksi kejahatan untuk menipu dengan menyatut namanya.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Sigit Nugroho
tribunnews
ilustrasi penipuan 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Aksi kejahatan memang bisa menyasar kepada siapa saja, termasuk Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Kejari Tangsel), Ryan Anugerah.

Ryan mengaku dirinya menjadi sasaran aksi kejahatan oleh pelaku orang tidak dikenal dengan meminta sejumlah nominal uang dengan mengatasnamakan dirinya. 

"Iya, saya sempat dikonfirmasi oleh beberapa orang yang mendapatkan pesan serupa. Lalu, saya sampaikan kepada mereka, itu bukanlah saya dan nomornya bukan nomor telepon saya," kata Ryan kepada awak media saat dikonfirmasi, Serpong, Kota Tangsel, Jumat (28/1/2022).

Baca juga: Kejari Tangsel Musnahkan Rp 5,8 Miliar Lebih Barang Bukti Perkara Tindak Pidana, Terbanyak Narkotika

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI, Kepala Kejari Tangsel Sebut Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Baca juga: Kejari Tangsel Bingung Berkas Perdagangan Orang di BSD Belum Diserahkan Polri

Ryan berujar bahwa aksi percobaan penipuan itu terungkap usai sejumlah pesan singkat masuk ke ponselnya guna mempertanyakan hal tersebut. 

Lantas, dirinya memastikan bahwa pesan singkat tersebut bukan berasal dari nomor telepon seluar miliknya. 

"Kepada teman-teman yang sudah dihubungi oknum tersebut, saya meminta untuk tidak menuruti permintaannya. Karena saya pastikan itu penipu," ujar Ryan.

BERITA VIDEO: Kasus Covid-19 Menggila di Kota Tangerang Sejumlah Pedagang Dilakukan Swab

Selain itu, Ryan memastikan belum ditemukan korban penipuan dari aksi kejahatan dengan modu mencatut namanya tersebut. 

Ryan memastikan saat ini pihaknya sedang melakukan penulusuran aksi penipuan modus pencatutan namanya tersebut secara internal di Kejari Kota Tangsel sebelum melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian. 

"Kami akan telusuri dulu di internal. Sudah dideteksi check post posisi nomor tersebut. Ada di Jawa Barat dan berdasarkan informasi yang terkumpul, Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada korban. Semoga tidak sampai ada yang jadi korban," papar Ryan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved