Eksklusif Warta Kota

Sekda Kab Bekasi Dedy Supriyadi: Atlet Berprestasi Bisa Dipekerjakan di BUMD

Seperti apa Dedy memotret kepemimpinan Dani, bagaimana pula kesiapan aparatur sipil negara (ASN)

Wartakotalive/Yulianto
Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pada 23 Mei lalu, Kementerian Dalam Negeri menetapkan Dani Ramdan sebagai penjabat Bupati Bekasi.

Ini merupakan masa kepemimpinan kedua Dani di Kabupaten Bekasi setelah periode pertama yang berlangsung selama tiga bulan (22 Juli-27 Oktober 2021).

Saat itu Dani menggantikan posisi Eka Supria Atmaja yang meninggal dunia karena Covid-19.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, masyarakat menilai Dani sebagai pemimpin yang gercep alias gerak cepat..

Ia kerap blusukan ke lapangan memantau setiap titik wilayah.

Dani terobsesi agar wilayah Kabupaten Bekasi bertambah maju dan masyarakatnya hidup sejahtera.

Seperti apa Dedy memotret kepemimpinan Dani, bagaimana pula kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dengan hadirnya Dani sebagai pemimpin baru di wilayah Kabupaten Bekasi?

Berikut wawancara eksklusif Warta Kota dengan Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi yang berlangsung belum lama ini:

Bagaimana ASN di Pemkab Bekasi menyikapi kehadiran penjabat Bupati ?

Kami menyikapi pergantian pimpinan dari Bapak Akhmad Marjuki ke Bapak Dani Ramdan tentunya dengan dukungan dan tekad untuk menyukseskan program, baik yang dicanangkan beliau untuk setahun ke depan dan program 100 hari.

Kami wajib mengawal program yang sudah ditetapkan Pemprov Jabar (Jawa Barat) dan Pemkab Bekasi.

Pak Bupati (Dani) ini memiliki program "Makin Berani", "Mantapkan Kinerja", "Bekerja dan Layani".

Kami seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Bekasi akan mendukung program yang dicanangkan beliau. Kami sekarang juga sedang menyusun rencana strategis (renstra) Pemkab Bekasi untuk periode 2023-2026.

Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi
Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi (Wartakotalive/Yulianto)

Bagaimana ASN mengimbangi cara kerja Pak Dani yang dinilai masyarakat cekatan?

Jadi pada prinsipnya saya sebagai Sekda membantu beliau merumuskan kebijakan terkait juga berbagai program lainnya.

Saat ini yang beliau canangkan ada empat program prioritas utama selain infratruktur, SDM, kemiskinan dan pengangguran beserta pemulihan ekonomi pascapandemi.

Kami sebagai ASN siap mendukung dan meminta masyarakat untuk melakukan hal serupa.

Beliau memastikan bahwa program tersebut bisa langsung dilakukan percepatan di dalam implementasinya.

Memang sudah dianggarkan pada tahun ini dan tahun berikutnya.

Apa saja program percepatan untuk menumbuhkan ekonomi?

Kabupaten Bekasi ini potensinya sangat besar. Beliau juga telah memetakan berdasarkan kemampuan saat menjabat di periode sebelumnya.

Beliau ingin langsung 'tancap gas'. Bahasa Bekasinya 'sat set' atau 'gercep'.

Kemudian beliau juga sudah bisa memetakan siapa dinas, stakeholder, pun swasta yang punya kewenangan di bidang masing-masing beserta cara mengimplementasikannya ke dalam suatu program.

Jadi ibaratnya, 'Aku tahu yang kau mau'. Menangkap apa yang jadi keinginan dan harapan masyarakat.

Kami sebagai ASN harss selalu siap dalam kondisi apa pun, sekali pun tidak mengenal waktu.

Ketika beliau memerintahkan, harus segera selesai, khususnya di jajaran dinas terkait sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Kami juga seperti yang dicanangkan Pak Gubernur melibatkan akademisi, media, perguruan tinggi, termasuk pengusaha dan tokoh masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan.

Kamu mengupayakan semaksimal mungkin demi sebesar-besarnya kemakmuran dan perbaikan ekonomi di Kabupaten Bekasi.

Wilayah mana yang paling berpotensi menghasilkan pertumbuhan ekonomi?

Pada prinsipnya semua pemerintah ingin menyejahterahkan semua masyarakat dan meminimalkan disparitas atau kesenjangan, baik kesejahteraan maupun pembangunan.

Seperti di wilayah utara, atau sebagian kecil selatan atau di tengah, kami upayakan pemerataan pembangunan.

Jadi kami akan mengembangkan potensi yang ada jadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru, baik di utara dan sebagainya. Tentunya ini butuh peran serta semua pihak.

Alhamdulillah kami ini adalah kawasan Industri terbesar se-Asia Tenggara dan masuk kabupaten atau kota yang nilai investasinya terbesar se-Indonesia.

Jadi kami sangat berkontribusi dalam pemasukan di provinsi maupun nasional. Tentunya peluang itu akan kami angkat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Kami juga perlu mengintensifkan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat. Bantuan tidak hanya berasal dari APBD Kabupaten Bekasi namun juga lainnya.

Kami optimalkan juga dari provinsi, pusat atau luar negeri.

Terakhir, akan seperti apa pembinaan kegiatan olahraga di Kabupaten Bekasi?

Di tahun ini kami berpartisipasi dalam menyukseskan Porprov (Pekan Olahraga Provinsi).

Di tingkat provinsi kami juga melakukan pemusatan latihan dari masing-masing cabor.

Kemudian kami sudah pikirkan terkait pembibitan atlet-atlet berprestasi agar kami jaga betul dengan cara bukan hanya dana dari pemda tapi menggandeng perusahaan-perusahaan.

Mereka yang berprestasi akan diberikan penghargaan, atau bahkan dipekerjakan, entah itu di BUMD atau swasta yang ingin membantu dalam mengembangkan olahraga di Kabupaten Bekasi.

Kemudian di Peparda (Pekan Paralimpik Daerah) untuk atlet disabilitas, kami dipercaya provinsi untuk menjadi tuan rumah.

Jadi hal-hal yang menjadi kepercayaan di Kabupaten Bekasi akan kami jaga.

Kami buktikan bahwa kami juga bisa, selain berprestasi, pernah juga kami menjadi juara umum tingkat provinsi di tahun 2014.

Tentu saja harapannya adalah mempertahankan tradisi juara.

Mudah-mudahan tahun ini, kami bisa meraih lagi baik Porprov maupun Peparda. (abs/tig/ded/eko)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved