Kisah Rinto, Pria Asli Wonogiri Dirut Restoran Steak yang Dulunya Tukang Cuci Hotplate
"Sejak kecil saya tumbuh di lingkungan keluarga yang sederhana, sejak SD saya ditinggal kedua orang tuanya yang mencari nafkah di Kota Solo,
Ia menekuni dan mempelajari semua bidang pelayanan di restoran, mulai dari waiters, kasir, cooking.
Awalnya ia dipercaya menjadi supervisor, dan pada 2002 diamanahi menjadi Manajer operasional kota Semarang dengan membuka 3 outlet dalam tempo 1 tahun.
Kesuksesannya di Semarang membuat dirinya semakin dipercaya oleh pemilik Waroeng Steak & Shake.
Bahkan dalam waktu singkat, dia kembali dipercaya untuk mengembangkan Waroeng Steak & Shake di Kota Jakarta dan Medan.
Setelah 14 tahun berada di divisi operasional, pada tahun 2014 Rinto mulai masuk dalam jajaran top manajemen. Dia mendapat tugas baru di divisi litbang.
Lalu pada 2016 dia diminta kembali untuk menangani divisi operasional regional DIY Jateng, Jatim, Bali dan Makassar.
“Alhamdulillah, saya diberi amanah dan tanggungjawab yang lebih besar lagi menjadi direktur. Saya mencapai titik dimana saat ini merupakan buah hasil dari Dream, Pray dan Action (Ikthiar) saya,” ujar fans klub bola Chelsea ini.
“Tetapi yang jauh lebih membuat saya merasa bersyukur adalah dimana perusahaan ini selalu mengedepankan sisi spiritual leadership kepada semua karyawannya. Perusahaan menciptakan sebuah budaya dengan program spiritual company, dimana semua pekerjaan diniatkan untuk ibadah sehingga hasil yang kita dapatkan adalah keberkahan,” ujar Rinto.
Rinto menjelaskan, selama 22 tahun tahun berdiri, restoran steak asli Indonesia ini terus tumbuh ditengah ketatnya persaingan dalam dunia kuliner, terutama dengan merek-merek dari luar negeri.
Waroeng Steak & Shake bahkan telah menjadi role model bagi banyak pelaku UMKM di Tanah Air. Terutama dalam penerapan program spiritual company.
Salah satu program dari spiritual company untuk meningkatkan leadership karyawan dari sisi spiritual. Program ini telah dijalankan sejak 2010 silam.
Program-program yang dijalankan seperti sholat wajib berjamaah, sholat sunnah dhuha dan membaca AlQuran sebelum bekerja, pelajaran tahsin per pekan, hafalan surat pilihan (Al-Mulk, Yasin, Ar-Rahman dan Al-Waqiah) sebagai syarat undian umroh untuk karyawan serta kegiatan pengajian bersama masyarakat sekitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Direktur-Utama-PT-Waroeng-Steak-Indonesia-Riyanto.jpg)