Sabtu, 18 April 2026

Napoleon Duga Dirinya Sengaja Dipindahkan ke Rutan Bareskrim Agar Bertemu M Kece

Ia bahkan menuding ada kesengajaan di balik perpindahan itu, yakni agar dipertemukan dengan terdakwa kasus penistaan agama M Kece.

Tribunnews/Rizki Sandi Saputra
Irjen Napoleon Bonaparte mengaku heran dipindahkan dari Rutan Mako Brimob ke Rutan Bareskrim 

Mendengar kronologi itu, majelis hakim PN Jakarta Selatan Djuyamto langsung meminta M Kece mempraktikkannya di muka persidangan.

Baca juga: UPDATE Covid-19 RI 18 Mei 2022: 17 Pasien Meninggal, 364 Sembuh, 327 Orang Positif

Dari situ, M Kece langsung mempraktikkan kondisi detik-detik pemukulan yang dilakukan oleh mantan Kadiv Hubinter Polri itu.

M Kece lantas berdiri dari bangku saksi dan didampingi oleh jaksa penuntut umum (JPU) untuk membantu kronologi.

"Pertama ditampar begini (tangan terbuka, ke arah pipi kiri), kemudian ditonjok begini (ke arah pelipis kiri), terus yang lain ngerubutin saya," ungkap M Kece.

Baca juga: Epidemiolog UI Tetap Anjurkan Masyarakat Pakai Masker di Dalam Maupun Luar Ruangan

Setelah pemukulan itu terjadi, tak lama berselang ada beberapa tahanan lain yang ikut memukul.

Saat pemukulan berlangsung, kata M Kece, Irjen Napoleon meminta berhenti melakukan pemukulan, dan minta tahanan lain keluar.

Namun, Napoleon meminta pesanan ke salah satu terdakwa lain.

Baca juga: Virus Hendra Ditularkan dari Hewan, Kasus Penularan Antar Manusia Belum Ditemukan

Ternyata pesanan yang dibawakan tersebut berisi feses alias tinja manusia yang dibungkus kantong plastik.

"Setelah itu terdakwa menyetop 'setop, setop, sini mana pesanan saya'," kata Napoleon, disampaikan M Kece.

Setelah itu, Napoleon meminta M Kece menutup mata dan membuka mulut.

Baca juga: Ancaman Hepatitis Akut Baru Dimulai, Kini Muncul Teror Virus Hendra

Tak lama berselang, Napoleon mengambil isi kantong plastik tersebut dan melumurinya ke wajah M Kece.

"Jadi 'tutup mata saudara', saya tutup begini (menunjukkan tangan menutup mata), cuma agak dibolongin sedikit biar melihat apa yang akan dia lakukan."

"Nah, setelah saya melihat, saya suruh buka mulut kemudian."

Baca juga: Menteri Agama Tegaskan Dana Haji Tak Dipakai untuk Bangun IKN, Pemerintah Justru Menyubsidi

"Jadi kemudian mengambil sebuah benda, saya tidak tahu, langsung dimasukin ke mulut, masuk semua."

"Saya pikir lumpur gitu ya, tapi ternyata bau, ternyata itu feses atau kotoran manusia," tutur M Kace menceritakan detik-detik dilumuri tinja.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved