Virus Corona

Pemerintah Lakukan Evaluasi Tiap Pekan Sebelum Cabut PPKM

Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau mematuhi protokol kesehatan, meski aktivitas sudah berangsur normal.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS
Pemerintah membuka peluang mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pemerintah membuka peluang mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Syafrizal ZA mengtakan, pemerintah bakal mengamati dan mengevaluasi perkembangan kasus Covid-19 harian setiap pekan.

Pengamatan itu akan dilakukan selama kurang lebih satu bulan.

Baca juga: EMPAT Alasan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Salah Satunya Kasus di 70 Negara Masih Meningkat

“Jadi misalnya minggu depan juga akan dievaluasi, kalau kondisinya masih sama, nanti dievaluasi minggu berikutnya sampai dengan satu bulan.”

“Tapi minggu depan jika hasil evaluasi menentukan, PPKM itu akan dihentikan,” kata Syafrizal ZA di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2022).

Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau mematuhi protokol kesehatan, meski aktivitas sudah berangsur normal.

Baca juga: Sekjen PDIP: Hubungan Megawati dan Jokowi Mendalam, Dilandasi Hubungan Batin yang Kuat

Dia menyebutkan, kasus rata-rata Covid-19 di Indonesia sabanyak 350 kasus er hari. Dia pun berharap segera bisa menyentuh zero case.

Dia menjelaskan, hampir seluruh wilayah di Indonesia saat ini sudah berada di PPKM level 1. Artinya, kegiatan masyarakat sudah berjalan relatif normal.

“Alhamdulillah syukur seluruh daerah sudah level 1, jadi saya menyebutnya hijau berseri."

Baca juga: Di Tengah Gosip Hubungan Renggang, Jokowi dan Megawati Ngobrol di Istana

"Dan hanya satu daerah kabupaten yang level 2. Artinya seluruh aktivitas sudah boleh 100 persen, sesuai ketentuan yang sudah ada di Inmendagri itu,” paparnya.

Syafrizal menjelaskan, setiap pekan Presiden Jokowi bakal menerima laporan dari Koordinator Covid-19 Jawa-Bali dan Koordinator luar Jawa-Bali, untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Nanti Bapak Presiden akan menjelaskan atau koordinator Jawa-Bali atau koordinator luar Jawa-Bali yang akan menentukan."

Baca juga: Prabowo: Begitu Kita Tinggalkan Pancasila, Negara Ini Bubar

"Hari ini satu bulan, mudah-mudahan kita bisa turun terus,” harapnya.

Syafrizal bilang, jika kondisi Covid-19 terus membaik, maka PPKM berpotensi untuk dihentikan.

Namun jika kasus harian masih fluktuatif, maka pemerintah masih mempertimbangkan perpanjangan PPKM.

“Namun demikian, semua tergantung keputusan Bapak Presiden, nanti koordinator yang akan melaporkan kepada Bapak Presiden,” terangnya. (Naufal Lanten)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved